Kompas.com - 17/03/2015, 18:06 WIB
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Perusahaan pembuat sepatu Li Ning menggandeng vendor smartphone yang sedang naik daun, Xiaomi untuk menciptakan sepatu lari pintar. Sepatu tersebut diharapkan akan jadi penyelamat Li Ning dan menghidupkan lagi peruntungannya.

Li Ning, yang ditopang oleh investor dari TPG Capital dan GIC telah mendapat peringatan soal potensi mengalami kerugian untuk ketiga kalinya taun ini. Mereka sendiri sedang mengatasi masalah restrukturisasi, stok yang menggembung dan permintaan yang melambat seiring selesainya Olimpiade 2008 di Beijing.

Sepatu pintar yang akan digarapnya jadi tumpuan untuk menarik minat para pengguna di kalangan remaja. Li Ning bekerja sama dengan Huami Technology yanidari ekosistem gadget Xiaomi.

"Kami telah memilih bekerjasama dengan pembuat Mi Band karena kekuatan Huami Technology yang terletak pada produk smart wearable," terang Li Ning dalam pernyataan resminya, seperti diikutip KompasTekno dari Reuters, Selasa (16/3/2015).

Sepatu pintar itu akan memiliki sebuah "smart" chip yang dipasangkan pada bagian sol sepatu tersebut. Sepatu pintar ini kemudian akan terhubung ke aplikasi mobile Xiaomi. Gunanya adalah melacak perkembangan serta hasil pencatatan, menganalisis format yang digunakan, dan memantau capaian mereka.

"Kami berharap bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk menyediakan sepatu pintar untuk para pelanggan yang hobi berlari. Sepatu itu akan dibanderol dengan harga terjangkau," imbuhnya.

Selain membuat sepatu pintar, Xiaomi masuk ke segmen werable device sejak meluncurkan Mi Band. Perangkat yang melekat di tangan itu adalah sebuah gelang yang berfungsi sebagai pencatat kegiatan fitness penggunanya. Wearable device yang satu ini dibuat tanpa layar dan dapat terhubung ke smartphone bersistem operasi Android.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.