BISNIS

Tanpa "Software", Sangat Sulit Memonitor Data Center!

Kompas.com - 25/03/2015, 20:22 WIB
Perangkat dalam data center sangat rentan dari kemungkinan korsleting maupun kebakaran bila tidak dirawat dengan baik. Untuk mencegah hal tersebut, monitoring harus dilakukan secara cermat. Demikian hal itu mengemuka di acara seminar Schneider Electric IT Solution Day 2015: 'Pentingnya Merancang, Mengelola dan Memonitor Data Center Menggunakan Infrastruktur Cerdas’ Rabu (25/3/2015), di Jakarta. Sri Noviyanti/KOMPAS.comPerangkat dalam data center sangat rentan dari kemungkinan korsleting maupun kebakaran bila tidak dirawat dengan baik. Untuk mencegah hal tersebut, monitoring harus dilakukan secara cermat. Demikian hal itu mengemuka di acara seminar Schneider Electric IT Solution Day 2015: 'Pentingnya Merancang, Mengelola dan Memonitor Data Center Menggunakan Infrastruktur Cerdas’ Rabu (25/3/2015), di Jakarta.
|
EditorLatief
JAKARTA, KOMPAS.comData center dengan segala perangkatnya membutuhkan monitoring secara tepat. Tujuannya untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Perangkat dalam data center sangat rentan dari kemungkinan korsleting maupun kebakaran bila tidak dirawat dengan baik. Untuk mencegah hal tersebut, monitoring harus dilakukan secara cermat.

Demikian hal itu mengemuka di acara seminar Schneider Electric IT Solution Day 2015: 'Pentingnya Merancang, Mengelola dan Memonitor Data Center Menggunakan Infrastruktur Cerdas’ Rabu (25/3/2015), di Jakarta. Monitoring menjadi salah satu bahasan menarik di acara tahunan yang diselenggarakan untuk membahas tren kebutuhan dan solusi data center tersebut.

"Monitoring sangat penting bagi kami yang memiliki data center. Beruntung, kami terbantu dengan adanya software seperti StruxureWare. Monitoring jadi lebih mudah. Tidak seperti dulu, harus dilakukan secara manual,” ujar General Manager Core Network & Facilities Engineering Telkomsel, Marfani, usai seminar.

Sri Noviyanti/KOMPAS.com Seminar Schneider Electric IT Solution Day 2015: 'Pentingnya Merancang, Mengelola dan Memonitor Data Center Menggunakan Infrastruktur Cerdas’ Rabu (25/3/2015), di Jakarta. Monitoring menjadi salah satu bahasan menarik di acara tahunan yang diselenggarakan untuk membahas tren kebutuhan dan solusi data center tersebut.
Dia menjelaskan, perusahaan tempatnya bernaung itu baru beberapa tahun belakangan memakai software. Masih lekat dalam ingatannya, bahwa saat itu ia harus melakukan monitoring segala perangkat dalam data center secara manual.

"Waktu itu, staf yang bertugas monitoring harus membawa form berisi list perangkat-perangkat yang harus diperiksa. Bila keadaannya baik, ia akan memberi tanda daftar pengeceak, sedangkan yang kurang baik atau perlu penanganan akan diberi catatan tambahan," jelasnya.

Menurutnya, hal itu kurang efektif dan efisien. Selain memakan waktu, cara itu bisa menyebabkan keterlambatan penanganan karena monitoring yang tidak real time.

"Dengan software, pekerjaan tersebut jadi lebih mudah. Kemudahan pertama tentu karena StruxureWare bisa memberikan informasi secara real time mengenai riwayat konsumsi energi, pengaturan suhu, letak sumber panas dan informasi lainnya. Dengan ini pula, monitoring bisa dilakukan di mana saja," ujarnya.

Hal tersebut dibenarkan oleh Business Vice President Schneider Electric IT Indonesia, Michael Kurniawan. Menurut dia, dengan sistem yang terhubung melalui software, monitoring menjadi semakin mudah.

"Sistemnya semacam alert yang berbentuk notifikasi pesan. Pesan ini bisa dikirim langsung ke ponsel sehingga di manapun Anda berada, bisa segera tahu apabila ada gangguan dan ancaman. Semudah itu," kata Michael.

Baca juga: Awas… Jangan Ada Bencana di "Data Center"!



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X