Operator Singapura Bikin Pesaing WhatsApp dan Skype

Kompas.com - 11/04/2015, 13:32 WIB
Wavee, layanan buatan Singtel yang menyerupai Skype dan WhatsApp TechcrunchWavee, layanan buatan Singtel yang menyerupai Skype dan WhatsApp
|
EditorWicak Hidayat

KOMPAS.com - Operator telekomunikasi terbesar se-Asia Tenggara, Singtel, merilis aplikasi yang bakal jadi saingan Skype dan WhatsApp. Dinamai Wavee, aplikasi tersebut mengakomodasi fungsi panggilan suara, video, dan pesan singkat.

Saat ini, Wavee sudah bisa diunduh pada sistem operasi iOS dan Android. Dilansir KompasTekno, Jumat (10/4/2015) dari Techcrunch, Wavee juga memiliki fitur-fitur tambahan lainnya. Beberapa fitur itu serupa dengan fitur-fitur pada layanan chatting pendahulunya.

Fitur itu termasuk untuk membagi lokasi, foto dan video. Selain itu, pengguna dapat memanfaatkan alat sketsa yang tersemat untuk menggambar objek sesuka hati. Tak lupa, layaknya Line, aplikasi baru ini juga punya beragam stiker.

Layaknya Skype, Wavee mengizinkan para penggunanya saling bertukar file dan pesan sembari melakukan panggilan suara.

Yang berbeda dari layanan chatting lainnya, Wavee memungkinkan integrasi chatting dengan SMS. Pengguna bisa mengirim SMS dari aplikasi ini. Bagi pengguna yang tak ingin ruwet membuka banyak layanan untuk berkomunikasi, kemampuan ini bisa membantu.

Singtel juga mengklaim koneksi Wavee bakal lebih stabil dari aplikasi lainnya. Setidaknya bagi mereka yang menggunakan operator Singtel. Ihwalnya, Wavee disisipi pendeteksi kekuatan koneksi untuk optimalisasi jaringan. Dengan itu, tak bakal ada panggilan yang mati di tengah jalan. 

Satu hal yang menjadi pertanyaan para pengamat telekomunikasi adalah, apakah kehadiran Wavee akan mengubah pendekatan Singtel untuk Skype, WhatsApp, dan layanan serupa lainnya?

Perlu diketahui, tahun lalu kepala eksekutif Singtel Chua Sock Koong membeberkan bahwa operator telekomunikasi seyogyanya diizinkan untuk bermitra dengan layanan semacam Skype dan WhatsApp.

"Untuk menciptakan ruang pendapatan yang berkelanjutan," begitu katanya kala itu. Pengamat telekomunikasi curiga, Singtel bakal mengenakan biaya tambahan untuk WhatsApp dan Skype. Tapi, belum ada konfirmasi jelas yang mengamini praduga tersebut.



Sumber TechCrunch

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X