Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 10/06/2015, 10:39 WIB
|
EditorLatief
KOMPAS.com – Harapan akan kepedulian generasi muda sebagai agen perubahan sosial perlahan mulai terbangun. Hal itu dibuktikan dengan tingginya antusiasme pemilih pemula pada pemilihan umum 2014 lalu.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat, jumlah pemilih pemula pada Pemilu 2014 lalu mencapai 20 -30 persen dari total 186 juta jiwa pemilih. Jumlah itu meningkat dibandingkan dua pemilu sebelumnya.

Pada Pemilu 2004, jumlah pemilih pemula sekitar 27 juta dari 147 juta pemilih (18,4 persen). Sementara pada Pemilu 2009, ada sekitar 36 juta pemilih dari 171 juta pemilih (21 persen).

Kelompok pemilih pemula ini adalah mereka yang berusia 17-21 tahun. Status mereka adalah pelajar, mahasiswa, atau pekerja muda.

Seperti dilansir Kompas.com, Kepala Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Sonny Harry Harmadi mengatakan bahwa kelompok ini berpendidikan baik dan mengenal teknologi maju. Dengan tingkat pendidikan dan akses informasi yang lebih baik, kelompok ini cenderung paham dengan perkembangan politik terkini, serta mengambil keputusan dengan rasional. Mereka melek politik dan teknologi.

Peran Teknologi dan Media Sosial

Itulah mengapa, kini di tiap sudut banyak anak muda mengisi waktu luangnya dengan membaca portal berita dan berbagi informasi atau berita itu lewat akun media sosial. Bacaan mereka bukan hanya bersangkutan dengan gaya hidup, tapi juga merembet soal politik.

Kepedulian generasi muda akan isu sosial, kebijakan politik, serta tokoh-tokoh yang terlibat di dalamnya memang tak lepas dari tren penggunaan ponsel pintar. Ini dibuktikan dengan temuan dari penelitian salah satu peramban, Baidu Browser.

 

ftadviser.com Ilustrasi sosial media

Selama kuartal 1 2015, total jumlah pencarian yang dilakukan oleh pengguna Baidu Browser mencapai lebih dari 43 juta. Sementara, dalam periode yang sama, total jumlah halaman situs yang dikunjungi oleh pengguna mencapai lebih dari 1,65 miliar.

Kesimpulannya, kebanyakan pengguna peramban mobile di Indonesia lebih mengutamakan aplikasinya untuk membaca berita-berita penting dan terkini, seperti berita nasional dan politik. Mereka juga sangat suka membaca berita-berita dalam negeri yang melibatkan tokoh-tokoh kontroversial dan penuh sensasi.

Tokoh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, misalnya. Berita-berita tentang Ahok menempati urutan pertama yang memiliki pembaca terbanyak. Jumlahnya mencapai 15 persen. Selain Ahok, tokoh-tokoh politik yang kontroversial, yang beritanya paling banyak dicari oleh pembaca Baidu Browser selama kuartal 1 2015 adalah Joko Widodo, Haji Lulung, dan Abraham Samad.

 

Shutterstock Kesimpulannya, kebanyakan pengguna peramban mobile di Indonesia lebih mengutamakan aplikasinya untuk membaca berita-berita penting dan terkini, seperti berita nasional dan politik.

Temuan tersebut menunjukkan kepedulian generasi melek Internet terhadap isu-isu nasional dan politik. Menangkap perilaku generasi muda tersebut, wajar bila peramban ini menyematkan fitur ‘Berita’ dan daftar portal berita pilihan. Pengguna akan lebih mudah melihat daftar pencarian dan konten populer lewat fitur ‘Berita’, ‘Populer, dan ‘Nasional’’.

Selain menampilkan berita-berita terkini, peramban ini juga nyaman digunakan karena telah dilengkapi dengan teknologi mesin T5 yang dapat mendongkrak kecepatan rendering halaman web hingga 30 persen lebih cepat. Mencari dan berbagi berita makin cepat dan lancar!

Baca juga: Lakon Orang Indonesia dan Ponsel Cerdasnya...

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER TEKNO] TikTok Hapus Video Nenek Mandi Lumpur | Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK | SAP PHK 3.000 Karyawan

[POPULER TEKNO] TikTok Hapus Video Nenek Mandi Lumpur | Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK | SAP PHK 3.000 Karyawan

Internet
5 Dampak Positif Perkembangan IPTEK bagi Kehidupan Manusia

5 Dampak Positif Perkembangan IPTEK bagi Kehidupan Manusia

Internet
Review Asus Vivobook 13 Slate OLED, Cocok untuk Kerja dan Hiburan

Review Asus Vivobook 13 Slate OLED, Cocok untuk Kerja dan Hiburan

Gadget
Apple Mulai Jual iPhone 13 'Refurbished', Harga Lebih Hemat

Apple Mulai Jual iPhone 13 "Refurbished", Harga Lebih Hemat

Gadget
Cara Cek Status Validasi NIK Jadi NPWP via ereg.pajak.go.id buat Lapor SPT Tahunan

Cara Cek Status Validasi NIK Jadi NPWP via ereg.pajak.go.id buat Lapor SPT Tahunan

e-Business
Pengguna TikTok Kini Bisa Kirim 'DM' ke Siapa Saja, Tak Harus Saling 'Follow'

Pengguna TikTok Kini Bisa Kirim "DM" ke Siapa Saja, Tak Harus Saling "Follow"

Software
Akankah Pengolah Grafis Samsung Galaxy S23 Ultra Ungguli Chip Apple A16 Bionic?

Akankah Pengolah Grafis Samsung Galaxy S23 Ultra Ungguli Chip Apple A16 Bionic?

Hardware
TikTok Resmi Hapus Video Nenek Mandi Lumpur atas Permintaan Kominfo

TikTok Resmi Hapus Video Nenek Mandi Lumpur atas Permintaan Kominfo

Internet
Samsung Galaxy S23 Ponsel Pertama Pakai Layar Gorilla Victus 2

Samsung Galaxy S23 Ponsel Pertama Pakai Layar Gorilla Victus 2

Gadget
Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK

Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK

Software
Pasar Smartphone Dunia Merosot Tajam, Terburuk dalam Sejarah

Pasar Smartphone Dunia Merosot Tajam, Terburuk dalam Sejarah

e-Business
Perusahaan Software SAP PHK 3.000 Karyawan

Perusahaan Software SAP PHK 3.000 Karyawan

e-Business
Instagram Tidak Bisa Buka Link, Begini Cara Mengatasinya

Instagram Tidak Bisa Buka Link, Begini Cara Mengatasinya

Internet
Diumumkan Hari ini, Begini Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi Petugas Media Center Haji 2023

Diumumkan Hari ini, Begini Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi Petugas Media Center Haji 2023

e-Business
Spesifikasi dan Harga Oppo Pad Air di Indonesia

Spesifikasi dan Harga Oppo Pad Air di Indonesia

Gadget
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.