Patuhi Snapchat, YouTube Kini Bisa Mainkan Video "Berdiri"

Kompas.com - 24/07/2015, 13:15 WIB
|
EditorDeliusno
KOMPAS.com - Di atas panggung Vidcon, CEO YouTube Susan Wojcicki mengumumkan telah memperbarui aplikasi streaming video itu. Dari sejumlah pembaruan tersebut, satu hal yang menarik adalah dukungan untuk video yang direkam dalam posisi "berdiri" atau vertikal.

Merekam dalam posisi "berdiri" sebenarnya terlihat kurang pas bagi banyak orang. Namun ini adalah posisi wajar saat orang memakai smartphone, sehingga masih banyak yang melakukannya.

Sedangkan di YouTube, hanya video berformat horizontal saja yang nyaman diputar dalam posisi fullscreen. Jika pengguna mencoba menampilkan video vertikal ke posisi fullscreen, YouTube akan memaksanya mengikuti format horizontal.

Layar akan berputar, video berdiri tepat di bagian tengah layar, sedangkan sisi kanan dan kiri terdapat potongan layar berwarna hitam. Tampilan justru jadi aneh.

Dengan pembaruan ini, video vertikal akan ditampilkan fullscreen dalam posisi vertikal juga. Pengguna pun bisa menikmatinya dengan wajar.

Seperti dikutip KompasTekno dari Recode, Jumat (14/7/2015), pembaruan itu juga berarti pengakuan YouTube terhadap pentinganya video yang direkam dalam posisi berdiri. Selama ini cuma sejumlah aplikasi baru saja yang menggunakannya, seperti Meerkat, Periscope dan Snapchat.

Snapchat sendiri tidak cuek membiarkan gaya perekaman tersebut menjadi minoritas. Selama beberapa bulan belakangan mereka berusaha membujuk para agensi kreatif, para pemegang merek dan media supaya mau merekam video-video mereka dalam posisi berdiri.

Tampilan Baru

Dalam ajang tahunan itu Wojcicki juga menunjukkan desain baru aplikasi YouTube. Bentuknya berupa tiga buah tab, yaitu Home, Subscription, dan Account.

Home merupakan halaman awal sekaligus tempat untuk melihat-lihat berbagai video di  YouTube. Subscription berfungsi sebagai wadah video dari berbagai akun yang diikuti, sedangkan Account adalah tempat berbagai video yang pernah Anda unggah, tonton dan simpan.

YouTube tak lupa memerhatikan para kreator konten mereka. Usai menunjukkan pembaruan itu, mereka juga menjanjikan tombol play berbentuk batu permata, khusus untuk kreator yang sudah diikuti lebih dari 10 juta pengguna.

Pembaruan ini sudah bisa didapatkan pengguna Android dan iOS mulai hari ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Recode

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.