Kompas.com - 01/12/2015, 09:02 WIB
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Penerapan teknologi yang semakin masif berbanding lurus dengan peningkatan emisi karbon. Bertukar pesan dan berkirim e-mail saja membutuhkan hingga dua miliar pohon untuk menanggulangi dampak polusinya.

Masalah ini ingin ditumpas oleh Mark Zuckerberg dan Bill Gates. Pendiri Facebook dan Microsoft tersebut mengumumkan kolaborasi terbaru mereka yang dinamai "Breakthrough Energy Coalition"

Dilansir KompasTekno, Selasa (1/12/2015) dari Techcrunch, Breakthrough Energy Coalition merupakan gerakan sosial untuk menghadang pemanasan global tanpa menghambat pengembangan teknologi.

Mekanismenya melalui riset dan pengembangan teknologi energi bebas karbon yang diinvestasi Zuckerberg dan Gates. Diharapkan, teknologi tersebut nantinya bisa terimplementasi di seluruh dunia.

Menurut Zuckerberg, dunia tak akan jadi lebih baik tanpa lingkungan yang bersih bagi generasi sekarang dan generasi di masa depan.

"Kita tak bisa menaklukan tantangan yang lebih besar, seperti di bidang pendidikan dan komunikasi global, tanpa menjamin penggunaan energi dan stablilitas iklim," kata dia pada akun Facebook-nya.

Tak hanya Zuckerberg dan Gates, beberapa pengusaha kawakan juga turut berpartisipasi. Antara lain pendiri Amazon.com Jeff Bezos, pendiri Alibaba Group Jack Ma, pendiri SoftBank Masayoshi Son dan pendiri Virgin Group Richard Branson.

Bersamaan dengan gerakan Breakthrough Energy Coalition, pemerintah AS juga meluncurkan inisiasi yang dinamai "Mission Innovation".

Benang merahnya sama, yakni untuk mereduksi emisi karbon dari limbah beragam sektor (transportasi, industri, teknologi pertanian, dst).

Pada konferensi tahunan membahas perubahan iklim di Paris pekan ini, Presiden AS Barrack Obama dan Gates bakal hadir untuk memperkenalkan Mission Innovation dan Breakthrough Energy Coalition.

Keduanya memang merupakan program terpisah. Pun begitu, keduanya bakal saling merangkul untuk mencapai tujuan bersama.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber TechCrunch

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.