Kompas.com - 04/12/2015, 08:09 WIB
|
EditorWicak Hidayat

Rekomendasi KNKT

Setelah melakukan investigasi secara menyeluruh dibantu oleh tim investigasi Australia (ATSB), Perancis (BEA), Singapura (AAIB), dan Malaysia (MOT), KNKT menyimpulkan lima faktor yang menjadi penyebab jatuhnya QZ8501 pada 28 Desember 2014.

Faktor pertama adalah komponen yang cacat yang terdapat dalam modul elektronik RTL pesawat, yang menyebabkan pesan peringatan muncul berkali-kali di layar kokpit.

Faktor kedua adalah faktor perawatan pesawat dan analisa di maskapai Indonesia AirAsia yang dinilai belum optimal, sehingga masalah RTL tersebut tidak terselesaikan secara sempurna.

Indonesia AirAsia menurut KNKT belum memaksimalkan informasi yang didapat dari Post Flight Report (PFR), komputer yang mencatat semua gejala-gejala tidak normal sepanjang penerbangan. Data PRF biasanya di-print-out oleh komputer dalam pesawat setelah mendarat.

Faktor ketiga adalah langkah yang diambil awak pesawat yang tidak bisa mengatasi masalah RTL.

Gangguan yang muncul berkali-kali tidak bisa diselesaikan dengan baik. Gangguan keempat yang muncul dilakukan dengan metode trouble shooting yang berbeda, inilah yang menjadi faktor keempat yang berkontribusi.

Sementara faktor kelima dikontribusi oleh awak pesawat yang tidak bisa melakukan prosedur keluar dari kondisi upset pesawat (upset recovery), hal ini menurut KNKT disebabkan oleh tidak adanya training upset recovery yang diberikan oleh perusahaan.

Investigasi yang dilakukan menemukan buku Operation Training Manual di Indonesia AirAsia memasukkan training upset recovery di Chapter 8.

Training tersebut terdiri atas materi di kelas (ground) dan di simulator. Materi di kelas meliputi latar belakang, definisi, penyebab kondisi upset, sistem aerodinamik dan sistem pesawat saat kondisi upset, dan sebagainya.

Namun training upset recovery belum diimplementasikan dalam training A320 karena tidak dipersyaratkan dalam Flight Crew Training Manual, dan tidak diwajibkan oleh DGCA (Directorat General Civil Aviation/Direktorat Jenderal Perhubungan Udara).

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

HTC Luncurkan Tablet Android A101, Layar 10 Inci dengan Baterai 7.000 mAh

HTC Luncurkan Tablet Android A101, Layar 10 Inci dengan Baterai 7.000 mAh

Gadget
Cara Menghindari Aplikasi MyPertamina Palsu yang Berpotensi Curi Data Pengguna

Cara Menghindari Aplikasi MyPertamina Palsu yang Berpotensi Curi Data Pengguna

Software
Instagram Uji Coba Ubah Semua Video yang Diunggah Jadi Reels

Instagram Uji Coba Ubah Semua Video yang Diunggah Jadi Reels

Software
Daftar Harga iPhone 13, iPhone 13 Mini, iPhone 13 Pro, iPhone 13 Pro Max Terbaru Juli 2022

Daftar Harga iPhone 13, iPhone 13 Mini, iPhone 13 Pro, iPhone 13 Pro Max Terbaru Juli 2022

Gadget
Pria yang Terapung di Tengah Laut Selamat Berkat Apple Watch

Pria yang Terapung di Tengah Laut Selamat Berkat Apple Watch

Gadget
Membosankan dan Mirip Semua, Alasan Samsung Bikin Ponsel Layar Lipat

Membosankan dan Mirip Semua, Alasan Samsung Bikin Ponsel Layar Lipat

Gadget
Hati-hati Jangan Tertipu Aplikasi MyPertamina Palsu, Ini Link Resminya di Play Store dan App Store

Hati-hati Jangan Tertipu Aplikasi MyPertamina Palsu, Ini Link Resminya di Play Store dan App Store

Software
Daftar HP Android Terkencang Juni 2022 Versi AnTuTu, Black Shark 5 Pro Teratas

Daftar HP Android Terkencang Juni 2022 Versi AnTuTu, Black Shark 5 Pro Teratas

Gadget
Daftar Harga iPhone Terbaru Juli 2022: iPhone SE 2, iPhone 11, iPhone 12, iPhone SE 3, iPhone 13 Series

Daftar Harga iPhone Terbaru Juli 2022: iPhone SE 2, iPhone 11, iPhone 12, iPhone SE 3, iPhone 13 Series

Gadget
Starlink Dijanjikan Masuk Indonesia 2023, Seberapa Kencang Internetnya?

Starlink Dijanjikan Masuk Indonesia 2023, Seberapa Kencang Internetnya?

Internet
Cara Daftar TikTok Affiliate untuk Cari Uang Tambahan

Cara Daftar TikTok Affiliate untuk Cari Uang Tambahan

e-Business
Xiaomi Rilis Mi Band 7 Pro Mirip Smartwatch, Layar AMOLED dan GPS Built-in

Xiaomi Rilis Mi Band 7 Pro Mirip Smartwatch, Layar AMOLED dan GPS Built-in

Gadget
Xiaomi 12S Ultra Resmi Dirilis dengan Kamera 50 MP Berlensa Leica

Xiaomi 12S Ultra Resmi Dirilis dengan Kamera 50 MP Berlensa Leica

Gadget
Alasan Samsung 'Pede' Bawa Ponsel 5G ke Indonesia Meski Jaringan Belum Rata

Alasan Samsung "Pede" Bawa Ponsel 5G ke Indonesia Meski Jaringan Belum Rata

Gadget
Samsung Butuh 7 Tahun untuk Bikin Ponsel Layar Lipat

Samsung Butuh 7 Tahun untuk Bikin Ponsel Layar Lipat

Gadget
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.