Kompas.com - 23/05/2016, 14:20 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Dalam ajang konferensi developer I/O 2016 yang berlangsung pekan lalu, Google memperkenalkan aplikasi pesan instan baru bernama Allo.

Di aplikasi ini, Google turut membenamkan fitur enkripsi end-to-end dari Open Whisper Systems yang mampu mencegah percakapan disadap oleh siapapun, termasuk agen pemerintah.

Tapi enkripsi tersebut tidak diaktifkan secara default layaknya pada instant messenger lain seperti WhatsApp. Untuk menyalakannya, pengguna harus lebih dahulu masuk ke mode “incognito”.

Hal ini, menurut pembocor dokumen NSA Edward Snowden, merupakan kelemahan besar dari Allo dalam hal privasi pengguna.

“Google membuat keputusan berbahaya dengan mematikan enkripsi end-to-end secara default dalam Allo. Aplikasi chatting ini tidak aman, hindarilah untuk sementara waktu,” tulis Snowden dalam sebuah tweet yang dirangkum KompasTekno dari The Washington Post, Senin (23/5/2016).


Mengapa Google mematikan enkripsi secara default pada Allo? Rupanya sarana keamanan tersebut bisa mengganggu kerja fitur utama yang dijadikan andalan oleh Google.

Allo memiliki integrasi dengan AI Google Assistant yang bisa membantu melakukan berbagai macam hal, seperti memberi saran soal balasan seperti apa yang biasa dilakukan, atau memesan tempat di restoran untuk pengguna dan lawan bicara.

AI Google Assistant bekerja dengan menganalisa isi pesan pengguna. Kalau enkripsi diaktifkan, maka kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI) ini tidak bisa membaca pesan pengguna dan tak mampu berfungsi.

Nantinya, ada kemungkinan Google bakal mengaktifkan mode incognito secara default. Namun untuk sementara, pengguna Allo harus memilih antara privasi atau bantuan Google Assistant.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.