Kompas.com - 10/06/2016, 06:16 WIB
|
EditorReza Wahyudi

SAN FRANCISCO, KOMPAS.com - Lenovo meluncurkan dua ponsel Android, Moto Z dan Moto Z Force di ajang Tech World 2016 di San Francisco, AS, Kamis (9/6/2016). Yang istimewa dari kedua ponsel Android ini adalah dapat ditempelkan dengan komponen modular, Moto Mods.

Berbeda dengan ponsel modular keluaran LG untuk seri G5, ponsel modular Lenovo memiliki bagian lepas pasang pada bagian punggung dengan metode snap, alih-alih slot di bagian bawah seperti yang dipakai LG.

Perangkat modularnya pun hampir seukuran ponsel dan dihubungkan oleh 16 "magical dots" yang terletak di punggung bawah ponsel, dan dibantu oleh magnet agar tetap melekat.

Reska K. Nistanto/Kompas.com Komponen modular MotoMods untuk ponsel Androdi Moto Z.

"Idenya adalah membuat ponsel bisa berubah dalam sekejap, ponsel Anda bisa berubah menjadi apa saja, seperti sulap," ujar CEO Lenovo, Yang Yuanqing di atas panggung acara yang digelar di Masonic Center, San Francisco.

Moto Z dengan tebal body hanya 5,2 mm ini memiliki spesifikasi layar 5,5 inci, prosesor Qualcomm Snapdragon 820, RAM 4 GB, dan memori penyimpanan data 32 GB atau 64 GB. Baterainya dengan kapasitas 2.600 mAH diklaim mampu bertahan 30 jam dan dilengkapi fitur turbo charging.

Menggunakan charger bernama TurboPower 15, perangkat ini bisa hidup selama 8 jam hanya dengan pengisian daya selama 15 menit.

Sean Chau, SVP Soft Engineering Motorola mengatakan, baterai Moto Z bisa diisi ulang sebanyak 50 persen hanya dalam 20 menit.

Kamera utamanya memiliki resolusi 13 megapiksel dan kamera depan 5 megapiksel dengan lensa wide-angle. Kamera dari Moto Z ini dilengkapi dengan sistem stabilisasi optik dan autofokus laser untuk pengambilan gambar yang stabil dan fokus cepat.

Moto Z Force

Untuk Moto Z Force, spesifikasi hardware-nya hampir mirip. Berbeda pada ketebalan ponsel, yaitu 6,99 mm, baterai yang lebih besar, 3.500 mAH, dan resolusi kamera utama yang lebih besar, 21 MP.

"Moto Z Force memiliki semua kemampuan yang sama dengan Moto Z, hanya saja dilengkapi dengan fitur anti-pecah (shattered shield) dan kapasitas baterai yang lebih besar," kata Chau, seperti dilaporkan langsung wartawan Kompas.com, Reska K. Nistanto.

Kedua ponsel sudah menggunakan Android Marshmallow dan USB Type-C. Tidak ada jack audio 3,5 mm dalam Moto Z dan Moto Z Force, itu sebabnya ponsel tersebut bisa begitu tipis.

Ada tiga modul "lepas pasang" yang telah disiapkan oleh Motorola untuk Moto Z, yakni modul untuk proyektor (InstaShare Projector) yang bisa menampilkan gambar ukuran 70 inci, modul speaker (JBL SoundBoost) yang bisa bertahan selama 10 jam pemakaian, dan modul baterai (Power Pack) tambahan untuk memperpanjang umur baterai selama 20 jam.

Ke depannya, Motorola mengatakan tidak menutup kemungkinan akan dibuat modul tambahan lain, seperti kamera, lensa zoom optik, dll.

Moto Z, Moto Z Force, dan modul Moto Mods akan tersedia secara global mulai September 2016. Motorola belum merilis harga jualnya.

Dalam kesempatan yang sama, Lenovo juga memperkenalkan smartphone Project Tango pertama di dunia, Phab2 Pro. Ponsel Android dengan kemampuan memindai obyek 3D ini dibanderol 499 dollar AS. Baca: Resmi, Lenovo Phab2 Pro Jadi Smartphone Tango Pertama di Dunia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.