Meretas untuk ISIS, Ardit Catat "Rekor" Hukuman Penjara

Kompas.com - 28/09/2016, 06:55 WIB
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Seorang hacker (peretas) bernama Ardit Ferizi sempat membantu Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) untuk membobol data sebuah perusahaan yang memiliki informasi mengenai anggota militer dan pemerintah Amerika Serikat (AS).

Tidak tanggung-tanggung, dari pembobolan itu Ardit berhasil mengumpulkan informasi mengenai 1.300 orang pegawai pemerintah dan personil militer AS.

Pengadilan setempat pun mengambil tindakan keras terhadap aksinya. Ardit dihukum kurungan selama 20 tahun penjara sebagai konsekuensi atas peretasan yang dia lakukan.

Sebagaimana dilansir KompasTekno dari Engadget, Rabu (28/9/2016), Asisten Jaksa Agung John Carlin mengatakan bahwa ini merupakan pertama kalinya kejahatan peretasan mendapatkan hukuman dengan durasi waktu tersebut.

"Rekor" tuntutan hukuman 20 tahun untuk Ardit sebetulnya lebih lama dibanding durasi hukuman yang dijatuhkan. Tindakan peretasan dan bantuan terhadap aksi teroris sejatinya mendapat hukuman maksimal 35 tahun.

Namun pemerintah AS menganggap hukuman kurungan selama 20 tahun sudah cukup layak. Hukuman itu juga bisa dilihat sebagai ancaman terhadap orang lain yang mendukung terorisme.

Untuk diketahui, Ardit dinyatakan bersalah pada 15 Juni 2016 lalu. Sekitar 8 bulan sebelumnya, pria warga Kosovo itu ditangkap oleh polisi Malaysia dengan mengatasnamakan AS.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber ENGADGET

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.