Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Smartphone Windows Dipasangi Prosesor Kelas Laptop?

Kompas.com - 07/11/2016, 11:33 WIB
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Beberapa hari lalu, pembocor ulung Evan Blass mengicaukan informasi menarik soal Windows Phone. Melalui akun Twitter @evleaks, ia mengatakan Microsoft sedang menggodok sebuah ponsel yang diotaki prosesor yang biasa dipakai laptop buatan Intel.

Kicauan pertama Blass direspons netizen dengan nada pesimis. Mereka menganggap informasi Blass soal smartphone canggih itu hanya bakal jadi konsep belaka. Anggapan tersebut buru-buru ditangkis Blass.

Sang pembocor mengatakan kali ini Windows Phone bertenaga laptop tak cuma wacana. Microsoft disebut benar-benar serius menggarapnya.

Para fans Windows Phone lalu menyambutnya dengan suka cita. Mereka berasumsi ponsel itu tak lain adalah Surface Phone generasi pertama, sebagaimana dilaporkan PhoneArena dan dihimpun KompasTekno, Senin (7/11/2016)

Meski demikian, menurut situs Thurrot.com, wujud ponsel yang ditunjukan Blass sejatinya adalah prototipe Windows Phone yang dibuat Dell. Prosesor yang digunakan tak lain adalah Intel X86.

Prototipe itu memang mengindikasikan bahwa ponsel berkemampuan layaknya laptop. Jika Dell serius mengembangkannya, maka itu adalah ponsel pertama Dell dengan kemampuan bak laptop dan digadang-gadang bersistem operasi Windows 10.

Hingga sekarang belum ada yang bisa memastikan kebenaran ponsel tersebut. Banyak yang masih pesimis dengan kemungkinan itu.

Menurut beberapa pengamat teknologi, chipset Intel X86 tak akan cukup disematkan pada perangkat super tipis dan kecil seperti yang terlihat pada foto bocoran Blass. Setidaknya, sejauh ini belum ada teknologi yang bisa mewujudkannya.

Namun, tentu teknologi terus berkembang. Tak menutup kemungkinan ponsel itu benar-benar bakal meluncur di kemudian hari atau bahkan dalam waktu dekat. Kita tunggu saja kepastiannya lebih lanjut.

Baca: Tahun Ini, Jangan Beli Windows Phone Dulu

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.