2017, Ponsel 4G LTE Resmi Xiaomi Kembali Masuk Indonesia

Kompas.com - 10/12/2016, 09:06 WIB
Pada tepi kanan Redmi Note 3 terdapat slot kartu SIM hybrid, bisa dipakai untuk memasang dua kartu atau satu kartu dan satu MicroSD Yoga Hastyadi Widiartanto/Kompas.comPada tepi kanan Redmi Note 3 terdapat slot kartu SIM hybrid, bisa dipakai untuk memasang dua kartu atau satu kartu dan satu MicroSD
|
EditorDeliusno

JAKARTA, KOMPAS.com - Ada kabar gembira buat Mi Fans dan pengguna lain yang lama menantikan ponsel Xiaomi yang mendukung jaringan 4G LTE. Perusahaan asal China itu dipastikan akan kembali memboyong smartphone 4G LTE ke Indonesia pada 2017 mendatang.

Hal ini diungkap oleh CEO Erajaya Group Hasan Aula. Menurutnya, smartphone 4G milik Xiaomi akan masuk pada 2017 mendatang. Namun dia belum bisa mengungkap detil dan kepastian tanggal peluncurannya.

"Nanti sekitar 2017 masuk. Tapi biar Xiaomi yang akan mengumumkan waktu peluncurannya kapan. Ditunggu saja," ujarnya kepada KompasTekno melalui telepon, Jumat (9/12/2016).

Baca: Indikasi Kuat Xiaomi Bakal Comeback ke Indonesia

Sebelumnya, pada Oktober lalu, Vice President Xiaomi Hugo Barra juga sempat memastikan bahwa ponsel 4G Xiaomi akan masuk ke Indonesia. Menurut Barra, pihaknya sudah mulai memproses persyaratan yang dibutuhkan untuk masuk.

"Kami tentu akan mematuhi aturan yang berlaku di Indonesia. Prosesnya sedang berjalan. Tunggu saja kejutan dalam waktu dekat," ujar Barra kepada KompasTekno dalam sesi yang digelar usai peluncuran Mi Note 2 di Beijing, China.

Meski demikian, Barra belum mau sesumbar soal kapan realisasinya. Ia cuma berpesan agar para Mi Fans di Indonesia sabar menanti seri-seri Xiaomi tersedia resmi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian, Erajaya juga seakan mengonfirmasi pernyataan dari Barra beberapa saat kemudian. Pada awal November 2016, Erajaya menyatakan bakal membantu dua vendor untuk masuk ke pasar Indonesia melalui pabriknya. Meski tidak menyebut vendor mana yang dimaksud, kemungkinan besar vendor yang dimaksud adalah Xiaomi.

Sejak pemerintah resmi memberlakukan aturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) berlaku, Xiaomi memang kesulitan memasukkan ponsel 4G melalui distributor resmi. Oleh karena itu, Xiaomi memilih memblokir koneksi 4G dan menjual ponselnya hanya dengan teknologi 3G.

Di sisi lain, berbagai ponsel Xiaomi dengan koneksi 4G dijual bebas melalui jalur black market, baik oleh toko-toko online terkemuka maupun toko offline di pusat perdagangan.

Baca: Erajaya Bakal Bantu Xiaomi Penuhi TKDN di Indonesia?

Untuk bisa memasukkan ponsel 4G melalui distributor resmi, Xiaomi mesti menyelesaikan persyaratan TKDN. Minimal, pada 2017, perusahaan harus sudah mencapai nilai TKDN 30 persen.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.