Kompas.com - 14/02/2017, 17:38 WIB
|
EditorDeliusno

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, bertemu dengan perwakilan Facebook, yakni Global Head of Content Policy Facebook, Monica Bickert, dan Head of Public Policy, Southeast Asia, Alvin Tan, di Jakarta, Selasa (14/2/2017).

Mereka membahas dua hal penting terkait pengoperasian Facebook di Indonesia. Pertama menyoal peningkatan layanan atau service level agreement (SLE) jejaring sosial bernuansa biru tersebut.

"Menteri minta respons yang lebih cepat dari Facebook kalau ada konten yang dianggap berbahaya dan bermuatan hoax," kata Dirjen Aptika Kominfo, Samuel Abrijani Pangerapan, di ruang pers Kominfo, Jakarta.

Fatimah Kartini Bohang/KompasTekno Samuel Abrijani Pangerapan, Dirjen Aptika Kominfo, selepas pertemuan antara Kemenkominfo dengan perwakilan Facebook di Jakarta, Selasa (14/2/2017)

Dalam hal ini, Samuel mengatakan Rudiantara secara implisit meminta Facebook untuk membuka kantor di Indonesia, sehingga komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah bisa lebih cepat dan mudah.

Selama 2016 hingga 2017, ada 1.572 konten negatif yang dilaporkan Kominfo ke Facebook. Konten itu mencakup berbagai isu, mulai dari pornografi, kekerasan anak, obat palsu, hingga berita hoax yang menggaungkan kebencian.

Dari total laporan tersebut, baru 60 persen yang mendapat respons Facebook. Hal ini, menurut Samuel, sedikit banyak disebabkan perbedaan pemahaman antara Facebook dan pemerintah Indonesia terkait konten negatif.

"Ada beberapa isu yang mungkin menurut kita bahaya, tapi menurut Facebook lain. Harus ada kesepahaman persepsi di situ. Makanya akan dikaji lebih lanjut," Samuel menuturkan.

Hal kedua yang dibahas Facebook dan Menkominfo terkait program jurnalisme warga alias citizen journalism. Inisiasi itu dihadirkan Facebook untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat Indonesia tentang kaidah jurnalistik yang benar.

Belum ada kepastian terkait kapan program itu akan diboyong ke Indonesia.

Setelah melangsungkan rapat tertutup dengan Menkominfo di ruang tamu menteri di lantai 7 Gedung Kominfo, para perwakilan Facebook beranjak ke Istana Negara untuk bertemu staf Presiden RI. Tak dijelaskan apa topik yang bakal didiskusikan.

Baca: Benarkah Zuckerberg yang Datang ke Indonesia Bahas Hoax?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.