Efektifkah Larangan Bawa Laptop ke Pesawat Cegah Terorisme?

Kompas.com - 23/03/2017, 14:07 WIB
Konfigurasi kelas Ekonomi yang tetap lega di pesawat A350 Qatar Airways, dengan pengaturan kursi 3-3-3. Reska K. Nistanto/KOMPAS.comKonfigurasi kelas Ekonomi yang tetap lega di pesawat A350 Qatar Airways, dengan pengaturan kursi 3-3-3.
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Amerika Serikat (AS) mengeluarkan larangan membawa peranti elektronik, seperti tablet dan laptop ke dalam kabin pesawat. Larangan itu berlaku bagi penumpang pesawat maskapai dari negara-negara Afrika dan Timur Tengah yang menuju AS.

Menurut Transportation Safety Agency (TSA), larangan tersebut dikeluarkan untuk mencegah kekhawatiran akan serangan teroris. Inggris juga memberlakukan aturan yang kurang lebih sama.

Penumpang maskapai dari negara Timur Tengah dengan tujuan Inggris, dilarang membawa masuk perangkat elektronik ke dalam kabin. Barang-barang elektronik dengan ukuran lebih besar dari smartphone harus dimasukkan ke bagasi tercatat (checked-in baggage) dan disimpan di kargo pesawat.

Pertanyaannya kini, efektifkah larangan tersebut dalam mencegah serangan teroris?

David C. Gomez, pensiunan FBI yang dan praktisi di Center for Cyber and Homeland Security, mengatakan lewat akun Twitter pribadinya, bahwa larangan elektronik itu "mengabaikan realita perilaku teroris saat ini."

"Penumpang (teroris) bisa terbang ke kota-kota di Eropa (London, Amsterdam), lalu berganti maskapai untuk menuju ke AS," kata Gomez.

"Jika benar-benar ancaman (perangkat elektronik dalam pesawat), mengapa masih boleh disimpan di kargo bagasi pesawat?" Gomez bertanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Itu kan jadi kontra-produktif," imbuhnya.

Bom yang dipasang di laptop, pasti bisa dideteksi oleh peralatan keamanan bandara yang canggih. Detektor untuk benda-benda yang masuk ke kabin dan kargo bagasi pesawat ini sama canggihnya. Keduanya bisa mendeteksi bahan peledak atau benda mencurigakan lainnya.

Jadi, masuk kabin atau masuk ke kargo pesawat, perlakuan untuk barang bawaan penumpang itu sama.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X