Kompas.com - 04/05/2017, 08:02 WIB
Penulis Deliusno
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Layanan pesan instan populer WhatsApp sempat tumbang selama sekitar dua jam pada Kamis (4/5/2017) dini hari. Menurut situs Down Detector, pengguna WhatsApp mengeluhkan tidak dapat mengirim dan menerima pesan sejak sekitar pukul 03.30 WIB dini hari.

Tak hanya di Indonesia, pengguna di sejumlah negara pun mengalami hal serupa. Menurut pantauan KompasTekno, layanan WhatsApp baru berangsur pulih sejak pukul 05.20 WIB.

Dalam sebuah e-mail kepada media Reuters, WhatsApp memang mengakui adanya masalah dalam layanannya.

"Beberapa jam lalu, pengguna WhatsApp di seluruh dunia tidak bisa mengakses WhatsApp selama beberapa jam," tutur WhatsApp dalam e-mail tersebut.

"Kami saat ini telah memperbaiki masalah dan meminta maaf atas ketidaknyamanannya," lanjut pesan tersebut.

Meski begitu, pihak WhatsApp tidak memberikan informasi secara pasti, mengapa layanan itu tumbang.

Menurut Reuters, masalah ini memengaruhi semua perangkat yang berbasiskan sistem operasi populer, seperti iOS bikinan Apple, Android bikinan Google, dan Windows Mobile bikinan Microsoft.

Tidak terasa dampaknya di Indonesia

Tumbangnya layanan WhatsApp di Indonesia memang tidak terlalu terasa atau bikin panik di Indonesia. Pasalnya, gangguan berlangsung pada dini hari saat sebagian besar pengguna sedang beristirahat.

Beda halnya dengan negara-negara di benua Eropa dan Amerika, di mana pengguna layanan tersebut masih aktif untuk berkomunikasi via aplikasi.

Peta sebaran gangguan layanan WhatsApp bisa dilihat melalui situs Down Detector di tautan berikut ini.

Pengguna di seluruh dunia juga melaporkan kesulitan membuka aplikasi, mengirimkan, dan menerima pesan dengan WhatsApp.

Tidak seperti aplikasi populer lainnya, WhatsApp tidak memiliki laman untuk menginformasikan status layanan. WhatsApp sebenarnya memiliki akun di Twitter yang bisa digunakan untuk menyebarkan informasi, tetapi sudah tidak aktif sejak 2014.

WhatsApp saat ini memiliki 1,2 miliar pengguna di seluruh dunia. Layanan tersebut sudah diakuisisi oleh Facebook dengan mahar sebesar 19 miliar dollar AS oleh Facebook.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Reuters


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.