Video Jokowi soal Rohingya di Google Drive Kebanjiran Penonton

Kompas.com - 04/09/2017, 07:50 WIB
Thumbnail video pernyataan Presiden Joko Widodo soal kekerasan di Rakhine State, Myanmar, yang diunggah ke Google Drive. Joko Widodo/ Google DriveThumbnail video pernyataan Presiden Joko Widodo soal kekerasan di Rakhine State, Myanmar, yang diunggah ke Google Drive.
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Minggu (3/9/2017) malam, Presiden Joko Widodo menyampaikan pernyataan dan tindakannya soal krisis yang dialami etnis Rohingya di negara bagian Rakhine, Myanmar.

Video rekaman pernyataan soal krisis etnis Rohingya tersebut diunggah ke internet. Sang presiden tidak memakai platform video sharing YouTube yang umum digunakan, melainkan cloud storage Google Drive.

Jokowi lantas menyebar tautan rekaman video itu lewat akun Twitter resminya, @jokowi. Para follower bisa meng-klik tautan itu untuk melihat video di Google Drive Jokowi. Namun, karena banyak yang mengaksesnya, video tersebut tidak bisa diputar.

Ketika KompasTekno mengaksesnyahanya beberapa jam setelahnya, yakni pada Senin (4/9/2017) dini hari, video tersebut sudah tidak bisa diputar. Sebuah pesan error muncul ketika tombol “play” ditekan.

“Video tidak bisa diputar saat ini. Jumlah playback yang dibolehkan sudah terlewat. Mohon coba lagi nanti,” bunyi pesan error tersebut. Agaknya, banyak orang yang ingin menonton video pernyataan Jokowi soal krisis etnis Rohingya itu, sehingga Google Drive tak mampu memenuhi.

Masih ada pilihan download, tapi Google Drive pun menolak memberikan unduhan dengan alasan sudah “terlalu banyak dilihat atau diunduh”.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Mungkin perlu waktu hingga 24 jam agar bisa melihat atau mengunduh file ini. Kalau masih belum bisa juga setelah 24 jam, hubungi administrator domain Anda,” sebut pop-up pesan error usai KompasTekno menekan tombol “download”.

Baca: Google Drive Bakal Bisa Backup Seluruh Isi Komputer

Hingga berita ini ditayangkan, video pernyataan Jokowi soal kekerasan yang dialami etnis Rohingya, yang disimpan di Google Drive itu belum juga bisa diputar.

Pesan error yang muncul saat mencoba memutar video pernyataan Jokowi di Google Drive. Opsi download juga tidak bekerja. Joko Widodo/ Google Drive Pesan error yang muncul saat mencoba memutar video pernyataan Jokowi di Google Drive. Opsi download juga tidak bekerja.

Update: pada Senin (4/9/2017) siang, akun Twitter Presiden Joko Widodo mengunggah ulang video pernyataan sikapnya atas krisis yang dialami etnis Rohingya, kali ini dengan menyertakan tautan ke situs YouTube yang bisa diakses tanpa batasan.


Dalam pernyataannya, Jokowi diketahui menegaskan bahwa pemerintah Indonesia berencana mengirim bantuan makanan dan obat-obatan untuk etnis Rohingya di Myanmar, setelah sebelumnya sempat mengirim bantuan serupa pada awal 2017.

Hari Minggu kemarin, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi bertolak ke Myanmar untuk meminta pemerintah negeri tersebut menghentikan dan mencegah kekerasan terhadap etnis Rohingya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.