Kompas.com - 11/10/2017, 19:05 WIB
Logo Apple terpampang di tepi gedung Apple Store Union Square, San Francisco, Amerika Serikat. Yoga Hastyadi Widiartanto/KOMPAS.comLogo Apple terpampang di tepi gedung Apple Store Union Square, San Francisco, Amerika Serikat.
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Jagat industri teknologi sempat heboh setelah Dow Jones menurunkan artikel Google resmi membeli Apple dengan mahar 9 miliar dollar AS (Rp 121 triliun) pada Rabu (11/10/2017) dini hari. Belakangan, Dow Jones mengatakan bahwa artikel tersebut adalah kesalahan teknis.

Cerita Google membeli Apple pun hanya bertahan dalam hitungan jam saja. Sebab, artikel tersebut kemudian dihapus.

Dalam artikel yang kini telah dihapus itu, Dow Jones melaporkan bahwa Larry Page, yang disebut sebagai CEO Google - padahal kini Page adalah CEO Alphabet, induk Google - berbincang dengan CEO Apple Steve Jobs pada 2010, sebelum Jobs meninggal dunia, untuk memfinalisasi kesepakatan tersebut.

Akuisisi tersebut dikabarkan baru akan selesai besok, Kamis (12/10/2017), dan Google akan pindah ke kantor keren Apple. Laporan itu juga ditutup dengan respons karyawan Google yang bersuka cita atas kabar tersebut.

Baca: Apple Akui iPhone 8 Bermasalah

Dikutip KompasTekno dari TechTimes, harga pembelian Apple oleh Google yang senilai 9 miliar dollar AS juga terkesan mencurigakan, sebab nilai perusahaan Apple saat ini telah mencapai 800 miliar dollar AS.

Saham Apple juga sempat naik setelah artikel itu tayang, namun bukan karena aksi pemegang saham yang percaya oleh berita tadi, melainkan algoritma komputer yang menangkap berita tersebut.

Dow Jones kemudian menarik pemberitaan itu, dan mengatakannya sebagai kesalahan teknis. Menurut pernyataan resmi Dow Jones, berita tersebut diterbitkan oleh situs kawat berita itu karena kesalahan teknis dan semua headline serupa akan dihapus dari layanannya.

Namun, Dow Jones tidak merinci lebih detail, kesalahan teknis seperti apa yang dimaksud. Bisa jadi karena salah satu karyawan menekan tombol "Tayang" secara tidak sengaja, atau ada lubang di sistemnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Tech Times
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.