Benarkah Facebook Sadap Percakapan demi Iklan?

Kompas.com - 03/11/2017, 12:40 WIB
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Ada sebuah teori 'unik' yang menyebut Facebook menyadap percakapan pribadi penggunanya melalui aplikasi mobile setelah aplikasi ditutup. Dari percakapan tersebut, akan dipindai beberapa kata kunci untuk menentukan relevansi iklan yang muncul ketika pemilik akun melakukan pencarian di Facebook.

Isu ini terdengar klasik, namun bukan tidak mungkin terjadi. Ada ketakutan dari para pengguna perangkat pintar jikalau mereka dimata-matai sendiri oleh perangkatnya.
Mengapa tidak?

Saat ini, teknologi telah berkembang sangat mutakhir dimana perangkat pintar bisa saja merekam apa pun menggunakan mikrofon dan kamera, tanpa pengguna mengetahuinya.

Secara teknis, hal itu memang cukup masuk akal, karena komponen perangkat pintar memungkinkan untuk itu. Keamanan pada produk manufaktur juga masih rentan untuk diserang atau diretas.

Dengan demikian, perdebatan penyadapan Facebook sudah tidak fokus lagi tentang kemungkinan terjadi atau tidak, namun lebih tentang etika.

Penyadapan untuk iklan?

Seperti halnya Google, sebagian besar keuntungan Facebook berasal dari iklan. Sehingga Facebook mati-matian untuk mendapatkan perhatian publik. Jika diperhatikan, penampilan newsfeed Facebook sudah berbeda saat ini.

Sebelumnya, postingan teks dan foto terkombinasi dengan rapi, video-video tidak memutar secara otomatis, dan sebagainya.

Namun sekarang, posting-an video memutar secara otomatis, berita "clickbait" masih sering muncul di linimasa, dan munculnya ikon "love" selain "like" sebagai opsi menyukai postingan. Melalui cara inilah Facebook dicurigai mengukur kesukaan para pengguna demi menentukan iklan yang tepat untuk disajikan ke penggunanya.

Baca: Mark Zuckerberg Ikut Kritik Penyadapan

Halaman:
Sumber Tech Times


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.