Kompas.com - 06/12/2017, 10:12 WIB
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Di ajang Google I/O 2017 yang digelar Mei lalu, Google memperkenalkan “Android Go” sebagai konfigurasi dari sistem operasi Android 8.0 Oreo. Android Go dirancang untuk smartphone berspesifikasi rendah dengan harga murah.

Kini di akhir 2017, Google resmi meluncurkan Android Go, bertepatan dengan finalisasi Android Oreo 8.1. Para vendor smartphone sudah bisa menyalurkan Android Go ke perangkat low-end dan Android Oreo 8.1 ke perangkat high-end buatan mereka.

Spesifikasi smartphone yang pas untuk OS Android Go menurut Google adalah smartphone yang memiliki RAM 1 GB atau kurang, memori terbatas, konektivitas belum mumpuni, dan CPU seadanya. Android Go diharapkan menjawab kebutuhan masyarakat yang diistilahkan “Next Billion Users”, yakni mereka yang belum terpapar dunia maya sama sekali.

Jumlah mereka cukup besar, yakni setengah dari 7,6 miliar populasi manusia di dunia, atau sekitar 3,8 miliar jiwa. Salah satu tantangan mereka untuk menjadi masyarakat online adalah akses ke smartphone yang masih terbatas karena harganya relatif mahal.

Baca: Fitur Baru Android Oreo Perpanjang Umur Baterai

Google ingin Android Go membantu mengembangkan ekosistem smartphone murah tetapi mumpuni. Dengan begitu, pertumbuhan masyarakat online akan semakin tinggi, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Rabu (6/12/2017), dari ArsTechnica.

Ada beberapa aplikasi bawaan yang tercantum pada Android Go, mencakup Google Go, Google Maps Go, Gmail Go, YouTube Go, Google Assistant Go, Files Go, Gboard, Chrome, dan Play. Semuanya merupakan aplikasi standar yang sudah familiar bagi pengguna Android, tetapi dalam versi yang lebih hemat memori.

Sebagai gambaran, Google Go yang merupakan versi ringan dari aplikasi “Search” hanya memakan memori 4,65 MB. Kapasitas itu jauh lebih rendah dibandingkan Search standar yang meraup 60 MB.

YouTube Go sendiri hanya 8,9 MB, sedangkan versi standarnya 25 MB. Perlu dicatat, pemangkasan kapasitas memori tentu beriringan dengan pemotongan fungsi dan fitur. Intinya, versi “Go” hanya memberi fungsi dasar dari sebuah aplikasi.

Ketersediaan perangkat dengan Android Go dijanjikan beberapa bulan ke depan. Adapun aplikasi-aplikasi “Go” bakal segera pula tersedia di Play Store dalam waktu dekat.

Baca juga : Apa Beda Proyek Ponsel Murah Android One dan Android Go?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Goblin Mode' Jadi Kata Pilihan Oxford 2022, Apa Artinya?

"Goblin Mode" Jadi Kata Pilihan Oxford 2022, Apa Artinya?

Internet
VIDEO: Hands-on Galaxy A04e dan A04, Duo HP Samsung Harga Sejutaan

VIDEO: Hands-on Galaxy A04e dan A04, Duo HP Samsung Harga Sejutaan

Gadget
Fitur Komunikasi Satelit iPhone 14 Selamatkan Nyawa Orang Tersesat di Lokasi Terpencil

Fitur Komunikasi Satelit iPhone 14 Selamatkan Nyawa Orang Tersesat di Lokasi Terpencil

Software
Google Suntik Dana Rp 18,7 Miliar ke CekFakta untuk Perangi Misinformasi Jelang Pemilu 2024

Google Suntik Dana Rp 18,7 Miliar ke CekFakta untuk Perangi Misinformasi Jelang Pemilu 2024

e-Business
35 Persen Smartphone di Dunia Rentan Diretas, Begini Upaya Produsen Lindungi Privasi dan Data Pengguna

35 Persen Smartphone di Dunia Rentan Diretas, Begini Upaya Produsen Lindungi Privasi dan Data Pengguna

BrandzView
Cara Pasang Set Top Box di TV Tabung untuk Nonton Siaran TV Digital

Cara Pasang Set Top Box di TV Tabung untuk Nonton Siaran TV Digital

Hardware
Luhut: Ekonomi Digital Indonesia Meningkat, tapi Internetnya Masih Lambat

Luhut: Ekonomi Digital Indonesia Meningkat, tapi Internetnya Masih Lambat

e-Business
Fitur Avatar WhatsApp Resmi Hadir di Indonesia

Fitur Avatar WhatsApp Resmi Hadir di Indonesia

Software
Apakah Menggunakan Set Top Box TV Digital Perlu Antena?

Apakah Menggunakan Set Top Box TV Digital Perlu Antena?

Hardware
Trik Melihat Status WA Tanpa Diketahui Pembuatnya, Tak Perlu Aplikasi Tambahan

Trik Melihat Status WA Tanpa Diketahui Pembuatnya, Tak Perlu Aplikasi Tambahan

Software
5G Vs 4G di Indonesia, Segini Beda Kecepatannya

5G Vs 4G di Indonesia, Segini Beda Kecepatannya

Internet
Link CCTV buat Pantau Kondisi Gunung Semeru Terkini yang Mengalami Erupsi

Link CCTV buat Pantau Kondisi Gunung Semeru Terkini yang Mengalami Erupsi

Internet
2 Wanita Tuntut Apple, Tuduh AirTag Bantu Aktivitas 'Stalking'

2 Wanita Tuntut Apple, Tuduh AirTag Bantu Aktivitas "Stalking"

e-Business
Pasukan Siber Ukraina Klaim Lumpuhkan Bank Terbesar Kedua Rusia

Pasukan Siber Ukraina Klaim Lumpuhkan Bank Terbesar Kedua Rusia

e-Business
Tampilan WhatsApp Grup Versi Desktop Berubah, Ada Foto yang Muncul

Tampilan WhatsApp Grup Versi Desktop Berubah, Ada Foto yang Muncul

Software
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.