Samsung Akui Sejumlah Baterai Galaxy Note 8 Tak Bisa Di-charge - Kompas.com

Samsung Akui Sejumlah Baterai Galaxy Note 8 Tak Bisa Di-charge

Kompas.com - 02/01/2018, 16:13 WIB
Galaxy Note 8 dalam genggaman.Oik Yusuf/KOMPAS.com Galaxy Note 8 dalam genggaman.

KOMPAS.com - Desember lalu, sejumlah pemilik smartphone Galaxy Note 8 mengeluhkan bahwa perangkatnya tiba-tiba tak bisa di-charge atau dinyalakan. Hal itu terjadi setelah Galaxy Note 8 yang bersangkutan dipakai hingga baterainya benar-benar kosong (depleted).

Seorang juru bicara Samsung belakangan mengakui, memang ada masalah dengan baterai Galaxy Note 8 dalam kasus tersebut. Tetapi menurut Samsung, jumlah perangkat yang terdampak hanya sedikit.

“Samsung menanggapi tiap laporan semacam ini dengan serius. Kami hanya menerima sebagian kecil keluhan pelanggan yang bisa dikaitkan ke masalah charge management,” sebut seorang juru bicara Samsung.

Problemnya kemungkinan terkait dengan manajemen charging baterai di ponsel. Namun masih belum diketahui apakah bersumber dari hardware atau software. Yang jelas, perangkat tetap tak mau mengisi baterai meskipun dengan menukar charger atau coba menyalakannya dalam safe mode.

Baca juga: Samsung Bagikan 200 Galaxy Note 8 Gratis ke Penumpang Pesawat

Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Sammobile, Selasa (2/1/2018), Samsung belum bisa berkomentar lebih lanjut sebelum mendalami kasus-kasus yang dilaporkan,

Dari pengamatan sejauh ini, masalah perangkat tak mau charging kebanyakan menimpa para pemilik Galaxy Note 8 di Amerika Serikat yang menggunakan chip Snapdragon. Mereka pun diimbau menghubungi layanan konsumen Samsung untuk mendapat solusi.

Penelusuran KompasTekno, kasus baterai Galaxy Note 8 yang tak bisa disetrum lagi untuk diisi dayanya itu belum terjadi di Indonesia. Kemungkinan karena varian yang beredar di Tanah Air adalah versi chip Exynos.

Untungnya masalah Galaxy Note 8 kali ini tidak membahayakan keamanan seperti kasus baterai Galaxy Note 7 dulu. Untuk berjaga-jaga, para pemilik Galaxy Note 8 disarankan untuk mengisi baterai perangkatnya sebelum benar-benar habis.


PenulisOik Yusuf
EditorReska K. Nistanto
SumberSamMobile
Komentar
Close Ads X