Honeywell Incar Kontrak Upgrade Pesawat Hercules TNI AU

Kompas.com - 07/02/2018, 14:37 WIB
C-130 Hercules TNI AU.Roland Adrie/KOMPAS.com C-130 Hercules TNI AU.

SINGAPURA, KOMPAS.com - Pabrikan avionik Amerika Serikat (AS), Honeywell Aerospace mengincar upgrade 18 unit pesawat angkut militer, C-130 Hercules yang dioperasikan TNI-AU.

Hal itu disampaikan Tim Van Luven, VP Asia Pacific Honeywell Defense and Space kepada wartawan KompasTekno Reska K. Nistanto di sela perhelatan Singapore Airshow 2018 di Changi Exhibition Centre, Rabu (7/2/2018).

Upgrade yang ditawarkan oleh Honeywell termasuk komponen avionik seperti radar cuaca, Traffic Alert and Collision Avoidance System (TCAS), dan Enhanced Ground Proximity Warning System (EGPWS).

Hercules TNI AU sendiri telah dilengkapi dengan embedded GPS/INS (EGI) buatan Honeywell, saat dikirim ke Indonesia.

Sistem radar cuaca yang ingin dipasok oleh Honeywell untuk pesawat Hercules TNI-AU diklaim lebih pintar. Informasi cuaca yang diberikan lebih mendalam, bukan hanya apa yang ada di depan pesawat saja.

"Pilot bisa melihat lebih dalam, mengubah arah radar, mendapat peringatan lebih dini dengan meramal pola cuaca sehingga bisa menghindari cuaca buruk seperti petir atau hujan es," kata Luven.

Indonesia menjadi pasar penting bagi Honeywell Defense and Space untuk program upgrade ini. Sebab, Indonesia merupakan salah satu operator pesawat Hercules terbesar di Asia Tenggara.

Dalam melakukan upgrade pesawat Hercules di Tanah Air, Honeywell menggandeng PT Dirgantara Indonesia (PTDI). Beberapa penggantian komponen dilakukan di pabrik PTDI di Bandung, Jawa Barat.

Selain memberikan upgrade untuk pesawat Hercules, Honeywell juga memasok komponen upgrade avionik untuk pesawat jet tempur F-16 TNI-AU.

Catatan: artikel ini telah mengalami modifikasi terkait status penyelesaian upgrade.




Close Ads X