Kata Fotografer Profesional soal Kamera Galaxy S9

Kompas.com - 01/03/2018, 09:02 WIB
David Soong, fotografer profesional sekaligus pebisnis di bidang fotografi dan kuliner, menjelaskan soal Galaxy S9 dan S9 Plus di Paris, Selasa (27/2/2018). Fatimah Kartini Bohang/Kompas.comDavid Soong, fotografer profesional sekaligus pebisnis di bidang fotografi dan kuliner, menjelaskan soal Galaxy S9 dan S9 Plus di Paris, Selasa (27/2/2018).

PARIS, KOMPAS.com - Peluncuran duo flagship Galaxy S9 dan S9 Plus di Barcelona, Spanyol, turut dihadiri David Soong. Ia adalah fotografer profesional sekaligus pendiri layanan jasa fotografi “Axioo” dan “Sweet Escape”.

Bukan cuma itu, David Soong juga merupakan pebisnis andal di industri food and beverage (F&B). Ia menggagas Boga Group sejak 2002 lalu, perusahaan yang menaungi restoran kenamaan seperti Bakerzin, PepperLunch, Paradise Dynasty, Shaburi, dsb.

David Soong sesumbar selama ini setia menggunakan seri smartphone Samsung Galaxy. Ia pun berniat beralih ke Galaxy S9 dari ponselnya saat ini, Galaxy Note 8.

Menurut David, Galaxy S9 dan S9 Plus membawa teknologi kamera smartphone ke level berikutnya. Semua orang bisa membuat konten visual yang apik, sehingga fotografi lebih membumi ke berbagai kalangan.

Baca juga: Secanggih Apa Kamera Samsung Galaxy S9?

Fotografi untuk semua

“Dulu orang yang mau bikin foto dan video bagus harus punya knowledge mendalam. Mereka juga dituntut punya gear profesional. Sekarang inovasi teknologi kamera di smartphone memudahkan semua orang untuk create konten bagus,” kata David kepada jurnalis KompasTekno di Barcelona, Spanyol, Selasa (28/2/2018).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Galaxy S9 ini benar-benar game-changer,” ia menambahkan.

Fitur kesukaan David dari Galaxy S9 adalah perekaman super slow-motion 960 fps 720p. David mengatakan, ada banyak momen-momen berharga yang bisa dibuat lebih dramatis dan bermakna dengan efek slow-motion.

“Misalnya pas wedding day ada momen melepas burung atau pas pengantin pelukan. So many of those moments yang cocok banget dengan slow-motion,” ia menuturkan.

Bukan cuma pada momen-momen penting, slow-motion juga bisa membuat peristiwa keseharian lebih menarik. David Soong menilai fitur slow-motion ini mampu merangsang kreativitas pengguna dalam mencari ide video.

Saat diatur dengan aperture f/1.5 (foto kanan), lensa kamera Galaxy S9 memiliki bukaan lebar dibandingkan f/2.4.KOMPAS.com/ OIK YUSUF Saat diatur dengan aperture f/1.5 (foto kanan), lensa kamera Galaxy S9 memiliki bukaan lebar dibandingkan f/2.4.
(Slow-motion) bisa untuk objek-objek yg geraknya cepat, seperti kereta, sepeda, atau orang lari. Kebayang juga kalau punya binatang peliharaan, misalnya anjing ngeringin bulunya habis mandi, atau ikan lagi makan, atau kucing lagi lompat. Akan sangat fun penggunaan slow-motion ini,” David mencontohkan.

Baca juga: Mengapa Kamera Galaxy S9 Dibekali 2 Bukaan Lensa Berbeda?

Setara dengan kamera profesional

Menurut David, kualitas slow-motion di Galaxy S9 sudah mumpuni. Bahkan, untuk kondisi tertentu, David mengatakan Galaxy S9 bisa dipakai untuk kebutuhan video klien Axioo.

“Kamera profesional yang ukurannya besar kadang membuat orang merasa terintimidasi. Ada yang jadi malu dan akhirnya hasil foto atau video nggak natural. Untuk kondisi seperti ini, Galaxy S9 bisa banget jadi alternatif,” kata dia.

Selain itu, David juga kerap kesulitan menjepret atau merekam momen di beberapa tempat, gara-gara membawa kamera profesional. Jika hanya dengan smartphone, semua bisa lebih lancar.

“Beberapa tempat nggak memperbolehkan akses untuk kamera profesional. Biasanya izinnya ribet. Kalau pakai smartphone aksesnya bebas,” ujarnya.

Meski merasa sangat terbantu dengan inovasi kamera smartphone, David Soong tak serta-merta meninggalkan kamera profesional. Ia menggunakan kamera smartphone dan kamera profesional sesuai porsi dan kebutuhan.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.