Video: Komentar Dian Sastro sebagai Pengguna Awal Galaxy S9

Kompas.com - 11/03/2018, 08:28 WIB
Selebritas Dian Sastrowardoyo memamerkan Galaxy S9 sesaat acara peluncuran yang digelar di Barcelona, Spanyol pada Minggu (25/2/2018). Fatimah Kartini Bohang/KOMPAS.comSelebritas Dian Sastrowardoyo memamerkan Galaxy S9 sesaat acara peluncuran yang digelar di Barcelona, Spanyol pada Minggu (25/2/2018).

KOMPAS.com - Resmi diperkenalkan di Barcelona, Spanyol, pada 25 Februari lalu, duo smartphone Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus dari Samsung menerapkan sejumlah peningkatan fitur, khususnya dari segi kamera.

Dengan tagline “The Camera. Reimagined”, Samsung membenamkan aneka kemampuan anyar untuk kamera Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus.

Kedua ponsel, misalnya, kini sanggup merekam video super slow-motion dengan frame rate 960 FPS di resolusi full-HD (1080p). Artinya, Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus mampu merekam video gerak lambat yang berjalan 32 kali lebih pelan dibanding kecepatan normal.

Baca juga: Lagi Tren "Selfie", Kenapa Galaxy S9 Andalkan Video "Slow-Mo"?

Video super slow-motion ini bisa digunakan untuk membuat aneka adegan di kehidupan sehari-hari jadi terlihat jauh lebih dramatis, seperti gelembung sabun yang pecah perlahan, lompatan seseorang di udara yang terlihat sangat pelan ala efek bullet time di seri film The Matrix, hingga salju yang berguguran dengan anggun dari langit.

AR Emoji Samsung Galaxy S9+Fatimah Kartini Bohang/Kompas.com AR Emoji Samsung Galaxy S9+

Ada juga AR (augmented reality) emoji yang mampu mengenali wajah pengguna lalu menyulapnya menjadi emoji beranimasi 3D secara otomatis. Pengguna bisa mengubah-ubah tampilan sesuka hati, mulai dari warna dan gaya rambut hingga menambah aksesori seperti kacamata.

Baca juga: Menjajal "AR Emoji" di Galaxy S9 yang Bisa Kloning Wajah Pengguna

Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus secara otomatis akan membuat AR Emoji dalam 18 template gaya untuk menunjukkan berbagai ekspresi.

Emoji dengan tampilan akhir yang mirip wajah sang pengguna ini lantas disimpan dalam bentuk animasi GIF singkat sehingga bisa digunakan dengan bebas di aplikasi instant messaging seperti WhatsApp.

Saat diatur dengan aperture f/1.5 (foto kanan), lensa kamera Galaxy S9 memiliki bukaan lebar dibandingkan f/2.4.KOMPAS.com/ OIK YUSUF Saat diatur dengan aperture f/1.5 (foto kanan), lensa kamera Galaxy S9 memiliki bukaan lebar dibandingkan f/2.4.

Yang tak kalah penting adalah fitur dual-aperture (bukaan lensa) f/1.5 dan f/2.4 di kamera utama Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus. Fitur yang diterapkan untuk pertama kalinya di smartphone ini digunakan untuk mengoptimalkan hasil foto di kondisi cahaya berbeda.

Aperture f/1.5 yang lebih lebar digunakan untuk pengambilan gambar di kondisi low-light, sementara aperture f/2.4 yang lebih kecil digunakan untuk memaksimalkan ketajaman gambar saat cahaya berlimpah, misalnya ketika siang hari.

Baca juga: Mengapa Kamera Galaxy S9 Dibekali 2 Bukaan Lensa Berbeda?

Aktris Dian Sastrowardoyo merupakan salah satu pengguna awal Galaxy S9 dari Indonesia yang sudah menjajal kemampuan kamera smartphone tersebut. Seperti apa komentar Dian? Simak selengkapnya dalam video di tautan berikut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X