Warung di Kebon Sirih Jakarta Kini Terima Pembayaran Pakai Go-Pay

Kompas.com - 08/05/2018, 14:59 WIB
Fidia (25), pemilik warung Pecel Ayam Gondrong yang terletak di Kebon Sirih, Jakarta. Ia melayani pembayaran dengan Go-Pay menggunakan fitur QR Code. Fatimah Kartini Bohang/Kompas.comFidia (25), pemilik warung Pecel Ayam Gondrong yang terletak di Kebon Sirih, Jakarta. Ia melayani pembayaran dengan Go-Pay menggunakan fitur QR Code.

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa warung makan pinggir jalan di Jakarta sudah menerima pembayaran non-tunai alias cashless melalui layanan dompet digital Go-Pay milik Go-Jek.

KompasTekno memantau warung-warung di gang Kebon Sirih Barat 2, samping Bank BNI Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (8/5/2018).

Di sepanjang gang, lebih dari 20 warung aktif beroperasi dari pagi hingga sore. Setidaknya lima di antaranya telah mendukung pembayaran dengan Go-Pay menggunakan QR Code.

Seorang penjual bernama Fidia (25) mengatakan pihak Go-Pay telah melakukan survei sejak Maret 2018. Pendaftaran lantas dibuka dengan syarat menyertakan KTP dan nomor rekening bank.

“Di sini banyak yang daftar, tapi diaktifinnya satu per satu. Saya termasuk yang duluan. Mungkin dilihat dari yang paling ramai,” kata dia pada KompasTekno.

Pembayaran dengan Go-Pay di warung “Pecel Ayam Gondrong” milik Fidia aktif sejak Jumat (4/5/2018) pekan lalu. Hingga kini baru empat pembeli yang melakukan transaksi digital dengan nominal rata-rata Rp 20.000.

“Sekarang masih kurang yang bayar pakai Go-Pay. Mungkin masih baru juga, jadi belum banyak yang tahu,” ia beropini.

Menurut Fidia, Go-Jek tak mematok target penjualan secara spesifik. Sejauh ini pun tak ada potongan pendapatan jika transaksi dilakukan via Go-Pay.

“Bilangnya sih kalau pembeli bayar segitu, saya dapatnya utuh,” ujarnya.

Ita (50), pemilik warung Pondok Bu Ita yang terletak di Kebon Sirih, Jakarta. Ia melayani pembayaran dengan Go-Pay menggunakan fitur QR Code.Fatimah Kartini Bohang/Kompas.com Ita (50), pemilik warung Pondok Bu Ita yang terletak di Kebon Sirih, Jakarta. Ia melayani pembayaran dengan Go-Pay menggunakan fitur QR Code.

Selain Fidia, warung “Pondok Bu Ita” milik Ita (50) juga mendukung pembayaran digital dengan Go-Pay. Aktif sejak Selasa (1/5/2018) pekan lalu, hingga kini baru satu orang yang membayar makanan dengan Go-Pay.

“Baru ada kemarin satu orang (yang pakai Go-Pay), bayar makanan Rp 15.000,” kata dia pada KompasTekno.

Ita berharap ke depan lebih banyak yang membayar di warungnya dengan Go-Pay. Ia merasa terbantu karena tak perlu menyediakan duit kembalian.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X