Dituding Jual "Ponsel Gaib" di Indonesia, Ini Kata Xiaomi

Kompas.com - 23/05/2018, 08:46 WIB
Bagian punggung Redmi Note 5 dengan kamera ganda yang tersusun secara vertikal di pojok kiri atas, mirip iPhone X. Pemindai sidik jari berbentuk bundar tersemat di tengah. KOMPAS.com/ OIK YUSUFBagian punggung Redmi Note 5 dengan kamera ganda yang tersusun secara vertikal di pojok kiri atas, mirip iPhone X. Pemindai sidik jari berbentuk bundar tersemat di tengah.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sulitnya pembeli mendapatkan ponsel Redmi Note 5 beberapa waktu terakhir membuat ponsel tersebut dilabeli istilah "ponsel gaib" oleh para pengguna.

Istilah ini maknanya adalah ponsel tersebut ada dan beredar di pasar, namun seolah tidak ada karena sulit untuk didapatkan. Pasalnya penjualan ponsel ini memang kerap lewat mekanisme flash sale.

Menanggapi tudingan ini, Country Manager Xiaomi Indonesia Steven Shi mengaku terkejut dengan kondisi tersebut.

Ia berdalih bahwa sulitnya Redmi Note 5 untuk didapatkan adalah karena jumlah permintaan yang begitu besar untuk ponsel ini.

"Saya juga terkejut dengan kondisi ini. Permintaan untuk smartphone Xiomi sangat tinggi dan sangat cepat," ungkap Steven saat ditemui dalam acara buka puasa bersama di Jakarta, Selasa (22/5/2018).

Ia pun mengungkapkan bahwa Xiaomi sudah melakukan berbagai cara untuk memenuhi permintaan konsumen. Namun, stok yang disediakan oleh Xiaomi selalu ludes terjual dalam waktu yang singkat.

Country Manager Xiaomi Indonesia, Steven Shi.KOMPAS.com/Fatimah Kartini Bohang Country Manager Xiaomi Indonesia, Steven Shi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Steven berargumen bahwa konsumen di Indonesia memang memiliki perhatian khusus pada brand Xiaomi. Pasalnya Xiaomi berani memproduksi ponsel dengan spesifikasi tinggi tetapi dengan harga yang rendah, tidak seperti brand ponsel lain.

Baca juga: Mengapa Ponsel Kelas Atas Xiaomi Bisa Dijual Murah?

"Orang Indonesia sangat tertarik dengan merek Xiaomi. Kami berani memberi kualitas terbaik dengan harga yang wajar. Jadi sepertinya ini karena permintaan yang terlampau tinggi," lanjut Steven.

Langkanya produk Xiaomi juga tentu saja berimbas pada harga yang naik. Namun Steven berdalih bahwa ini bukan disebabkan karena keterbatasan stok yang disediakan oleh Xiaomi. Ia bersikukuh bahwa ini memang karena permintaan konsumen yang terus melonjak.

Baca juga: Harga Pasar Xiaomi Redmi 5A Melonjak, Ini Tanggapan Erajaya

Bagi pengguna yang ingin mendapatkan ponsel Xiaomi seri tertentu yang sulit didapat di pasar, Steven menganjurkan agar pengguna mencari dan membeli ponsel tersebut di gerai resmi di Official Mi Store sehingga peluang untuk mendapatkan ponsel langka tersebut bisa semakin besar.

"Saya sarankan agar membeli di Mi Store. Kami saat ini punya 11 Mi Store di beberapa kota dan akan segera membuka lebih banyak lagi," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.