Jadi Video Terpopuler 5 Tahun, "Gangnam Style" Hampir Tak Jadi Diunggah ke YouTube

Kompas.com - 04/07/2018, 12:42 WIB
Psy mementaskan hit K-pop Gangnam Style di New York, AS, dan ditonton ratusan juta kali di YouTube. AP PHOTO/Dok BBCPsy mementaskan hit K-pop Gangnam Style di New York, AS, dan ditonton ratusan juta kali di YouTube.
Penulis Oik Yusuf
|
KOMPAS.com - Masih ingat dengan Gangnam Style? Video musik asal Korea Selatan ini beberapa tahun lalu membuat sensasi di jagat maya dengan mengumpulkan jumlah view sangat banyak di YouTube.
 
Saking banyaknya, Google selaku empunya YouTube sampai mesti mengubah programming counter view situs berbagi video tersebut, supaya mampu mengakomodir jumlah tayangan Gangnam Style yang mencapai miliaran.
 
Tapi mungkin tak banyak yang tahu bahwa Gangnam Style pernah hampir tak jadi diunggah ke YouTube. Hal itu diungkapkan oleh sang musisi kreatornya, Park Jae-sang alias PSY, dalam sebuah acara di stasiun TV Negeri Ginseng.
 
"Jujur, saya dulu tak tahu YouTube itu apa. Saat seorang rekan menyarankan untuk mengunggah video 'Gangnam Style' ke YouTube, saya menjawab 'Buat apa diunggah? Toh saya tak punya fans internasional'," ujar PSY mengulangi pesimismenya ketika itu, sebagaimana dimuat oleh SBS Pop Asia.

Baca juga: 10 YouTuber dengan Penghasilan Tertinggi 2017

 
Untung saja, Gangnam Style akhirnya tayang perdana di YouTube pada 15 Juli 2012. Popularitasnya langsung meroket. Video itu viral ke seluruh dunia. Hingga selebritas Hollywood pun berlomba meniru gaya joget PSY di Gangnam Style yang mirip kuda berjingkrak.
 
Gangnam Style menjadi video terpopuler di YouTube selama hampir lima tahun. Predikat ini baru lengser pada 2017 setelah posisinya digeser oleh video klip lagu See You Again oleh Wiz Khalifa dan Charlie Puth.

Baca juga: Setelah 5 Tahun, Rekor Gangnam Style di YouTube Akhirnya Tumbang

 
Terakhir, menurut pantauan KompasTekno, Rabu (4/7/2018), Gangnam Style telah mengumpulkan jumlah view sebanyak 3,1 miliar.
 
Gangnam Style sendiri sebenarnya berisi sindiran sosial terhadap para penghuni Distrik Gangnam di Ibukota Korsel, Seoul, yang bergaya hidup serba mewah dan mahal. Dalam video musiknya, PSY memparodikan aneka kemewahan itu sehingga terkesan konyol.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.