Honor Incar 3 Besar Pasar Ponsel Indonesia 2020

Kompas.com - 02/08/2018, 18:17 WIB
Honor 10 saat peluncuran di Jakarta, Jumat (2/8/2018). KOMPAS.com/Fatimah Kartini BohangHonor 10 saat peluncuran di Jakarta, Jumat (2/8/2018).

KOMPAS.com - Sejak awal 2018, Honor resmi memisahkan diri dari Huawei untuk menjadi salah satu produsen mandiri di pasar smartphone. Baru sekitar enam bulan berdiri sendiri, Honor berani mematok target ambisius.

"2020 nanti kami bakal masuk tiga besar produsen smartphone di Indonesia," kata President Honor Indonesia, James Yang, Kamis (2/8/2018) usai peluncuran Honor 10 di Jakarta.

James Yang tak mengumbar posisinya saat ini di mana dan berapa unit smartphone yang telah dijual. Ia hanya mengatakan 2019 akan masuk "Top 6" dan melompat ke "Top 3" pada tahun berikutnya, 2020. 

Untuk mencapai target itu, Honor sudah menetapkan beberapa strategi. Pertama, Honor bakal gencar mengomunikasikan brand-nya ke masyarakat Indonesia.

President Honor Indonesia, James Yang, Kamis (2/8/2018), usai sesi wawancara dengan media massa, di Jakarta.KOMPAS.com/Fatimah Kartini Bohang President Honor Indonesia, James Yang, Kamis (2/8/2018), usai sesi wawancara dengan media massa, di Jakarta.
"Lewat berbagai channel, kami akan memberi tahu masyarakat apa itu Honor dan bagaimana kualitas teknologi kami," ia menuturkan.

Selanjutnya, Honor juga akan produktif meluncurkan seri-seri smartphone sehingga memiliki portofolio yang lengkap. Sejauh ini sudah ada empat seri Honor yang dirilis dan hingga tutup tahun akan digenapkan menjadi delapan perangkat.

Baca juga: Honor Targetkan Jadi Nomor 1 di Pasar Smartphone Indonesia

"Kami ingin portofolio produk kami banyak sehingga memberikan opsi ke masyarakat sesuai kebutuhan dan budget mereka," kata Yang.

Terakhir, Honor juga fokus menjaga kepercayaan masyarakat melalui layanan purnajual (after sales). Toko resmi Honor juga akan dibuka dalam waktu dekat.

"Kami sudah punya lebih dari 50 outlet after sales di Indonesia. Untuk toko resmi akan dibuka empat sebagai tahap awal, masing-masing dua di Jakarta, satu di Bandung, dan satu di Surabaya," ia memungkasi.

Honor bisa dibilang berani memisahkan diri dari Huawei di tengah gesitnya persaingan industri smartphone. Nama-nama besar pun tentu sulit dikalahkan. Akankah Honor mampu unjuk gigi? Kita tunggu saja.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X