Facebook, YouTube, dan Apple Kompak Blokir Alex Jones, Siapa Dia?

Kompas.com - 07/08/2018, 10:03 WIB
Alex Jones dalam sebuah protes di Dallas, AS, tahun 2014. Sean P. Anderson/ WikimediaAlex Jones dalam sebuah protes di Dallas, AS, tahun 2014.
Penulis Oik Yusuf
|

KOMPAS.com — Awal pekan ini, YouTube mengumumkan telah memblokir kanal video milik Alex Jones. Alasannya, Jones dianggap telah melanggar Community Guideline di layanan video sharing tersebut.

YouTube tak sendiri. Sebelumnya, Facebook lebih dulu menghapus empat laman (Facebook Page) terpopuler milik Jones. Apple juga telah mencabut lima dari enam podcast InfoWars, situs yang dioperasikan oleh Jones, begitu pun Spotify yang memblok program Jones.

“Apabila pengguna berulang kali melanggar ketentuan (Community Guideline), seperti soal ujaran kebencian dan harassment… kami akan mematikan akun mereka,” sebut YouTube.

Siapa gerangan Alex Jones yang memicu kemarahan para raksasa teknologi tersebut? Pria berusia 44 tahun ini adalah tokoh kontroversial dari Negeri Paman Sam yang dikenal sebagai biang hoaks dan penebar kebencian.

Jones, misalnya, menuding bahwa kejadian penembakan Sandy Hook tak pernah terjadi. Padahal, peristiwa memilukan yang menimpa sebuah Sekolah Dasar di AS pada 2012 itu sungguh terjadi, dan memakan korban 28 orang tewas, sebagain besar anak-anak.

Baca juga: Facebook Lebih Mudah Mendeteksi Puting Ketimbang Ujaran Kebencian

Tudingan-tudingan teori konspirasi yang dilontarkan Jones bersifat liar, tidak masuk akal, dan kadang rasis. Dia menyebut Hillary Clinton sebagai “setan”, dan menuduh bahwa Uber dan layanan kesehatan di AS dikendalikan oleh “mafia Yahudi”.

“Kami menghapusnya (laman Alex di Facebook) karena glorifikasi kekerasan… dan menggunakan bahasa yang merendahkan saat mengacu pada transgender, Muslim, dan imigran. Ini melanggar ketentuan ujaran kebencian kami,” sebut Facebook.

Dekat dengan Trump

Meski banyak memicu kontroversi, Jones memiliki pendukung dari kalangan sayap kanan dan konservatif di Amerika Serikat. Dia pun dikenal dekat dengan Presiden AS Donald Trump yang tak kalah kontroversial.

Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Vox, Selasa (7/8/2018), saat berkampanye sebagai calon presiden pada 2016, Trump pernah muncul sebagai bintang tamu di acara Alex Jones. Saat itu, Trump berkata bahwa Jones memiliki “reputasi luar biasa”.

Halaman:


Sumber Vox
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X