Kompas.com - 12/08/2018, 09:43 WIB
Ilustrasi jaringan 5G IstIlustrasi jaringan 5G

JAKARTA, KOMPAS.com - Operator seluler Telkomsel sedang ancang-ancang menggelar layanan koneksi 5G secara komersil di Indonesia. Karena itu, operator yang khas dengan warna merah itu meminta pemerintah segera membuka lelang frekuensinya.

"Kita minta pemerintah membuka lelangnya (frekuensi)," kata Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah di kantor Telkomsel, Kamis (9/8/2018), saat ditanya kapan Telkomsel akan mengkomersilkan layanan 5G.

Menurut Ririek, spektrum yang dibutuhkan untuk menggelar jaringan 5G cukup besar, satu operator seluler setidaknya butuh spektrum minimal 100 MHz.

Jaringan 5G ini akan sangat dibutuhkan di masa mendatang, terlebih menyambut era Industry 4.0 yang sudah dicanangkan pemerintah. Mesin-mesin industri akan sangat membutuhkan jaringan 5G karena minim latensi.

Telkomsel sendiri telah mengantongi izin uji coba jaringan 5G di frekuensi 28 GHz dengan spektrum 100 MHz. Menurut Telkomsel, throughput yang dihasilkan bisa mencapai 16 Gbps dengan latensi yang rendah, yakni di bawah 1 ms.

Sebelum melangkah ke 5G, Telkomsel kini tengah meng-upgrade jaringannya ke teknologi 4,9G, dengan menggunakan massive MIMO dan teknik CA (carrier agregation).

Jaringan 4,9G tersebut berjalan di frekuensi 2.300 MHz yang didapat Telkomsel dari hasil lelang tahun lalu.

BTS-BTS berteknologi 4,9G ini sudah disebar di venue-venue Asian Games dan lokasi non-venue lainnya, seperti titik kerumunan, mal, restoran, rumah sakit, wisma atlet, dsb.

Telkomsel membangun booth 5G Experience Center di Gelora Bung Karno. Di booth ini, pengunjung bisa melihat teknologi remote driving, mobil yang dikendalikan secara remote, menggunakan koneksi 5G yang latensinya kecil, sehingga respons mobil bergerak saat itu juga, bersamaan dengan gerakan setir dari jarak jauh.

Ada pula demonstrasi game adu penalti di mana penjaga gawang menggunakan headset VR, mencoba menangkap bola yang ditendang secara real time. Bola yang ditendang akan diproyeksikan ke headset, dan dicoba ditangkap oleh kiper.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.