Kesal dengan Media Sosial, Trump Akan Investigasi Google dan Facebook

Kompas.com - 24/09/2018, 18:07 WIB

Hal itu lantaran Twitter sedang berusaha membasmi ancaman, ujaran kebencian, kekerasasan dan segala macam penghinaan yang menyebar di paltform itu.

Pengakuan itu dilontarkan saat agenda dengar pendapat oleh senat Amerika Serikat beberapa waktu lalu. Menurut para pemilik media sosial, tidak ada upaya sistematis untuk membungkam suara eksekutif.

Baca juga: Google Modifikasi Search Engine untuk Akali Trump?

Sepertinya, tudingan Trump terhadap media sosial semakin pelik. Masalah industri teknologi secara khusus akan dibahas pada 25 September mendatang oleh Departemen Kehakiman yang akan mengumpulkan jaksa negara bagian.

Para jaksa disebut telah melakukan investigasi tentang praktik industri teknologi. Pertemuan itu akan membahas penyaringan media online serta implikasi untuk anti-trust.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Sumber Bloomberg


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.