Indosat Kembali Garap Bisnis Digital, Pakai Pendekatan Berbeda

Kompas.com - 14/11/2018, 18:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan telekomunikasi Indosat Ooredoo mulai membuka diri untuk mengembangkan bisnis digital.

Sebelumnya, di bawah CEO lama, Joy Wahjudi, Indosat menyatakan bakal meninggalkan bisnis digital, dan fokus untuk pengembangan jaringan seluler.

Arif Musta'in, Direktur Indosat Ooredoo mengatakan bahwa saat ini perusahaannya akan menggunakan pendekatan yang berbeda.

"Jadi pendekatan kita selama ini transaksional, sekarang strategi kita adalah transformasional. Setidaknya Indosat sekarang lebih terlibat langsung proses transformasi," papar Arif.

Menurutnya, pendekatan yang saat ini dilakukan Indosat sangat fundamental.

"Karena kami sendiri dari Indosat Ooredoo harus menyiapkan kapabilitas, pengalaman, dan sebagainya untuk bisa terlibat transformasi sejauh itu," imbuh Arief dijumpai di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (14/11/2018).

Arief Mustain, Direktur Indosat Ooredoo saat memaparkan transformasi bisnis digital Indosat dalam acara Kumpul Media di Jakarta Pusat, Rabu (14/11/2018).KOMPAS.com/Wahyunanda Kusuma Pertiwi Arief Mustain, Direktur Indosat Ooredoo saat memaparkan transformasi bisnis digital Indosat dalam acara Kumpul Media di Jakarta Pusat, Rabu (14/11/2018).
Untuk mewujudkan transformasinya sebagai perusahaan telekomunikasi digital, Indosat mengklaim telah memiliki beberapa aset, seperti konektivitas dan satelit yang siap digunakan untuk berkolaborasi dengan mitra lain.

"Indosat Ooredoo Business menyediakan ekosistem solusi digital yang lengkap mulai dari layer device, konektivitas, platform, hingga vertical apps," papar Arief.

Baca juga: Fokus Kembangkan Jaringan, Indosat Tinggalkan Bisnis Digital

Lebih lanjut, Arief mengatakan ingin memposisikan Indosat sebagai trusted partner bagi para mitranya, baik korporasi maupun instansi pemerintah. Untuk saat ini, perusahaan operator seluler tersebut telah menjadi mitra untuk beberapa proyek.

Seperti di sektor transportasi, Indosat turut menyokong pembangunan Airport Management System pada proyek pembangunan Bandara Internasional Kertajati, Jawa Barat (BIJB).

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.