Kompas.com - 28/11/2018, 07:05 WIB
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Perusahaan komponen semikonduktor asal Taiwan, MediaTek diprediksi kesulitan untuk memenuhi target pengiriman chip tahun ini. Hal ini dikarenakan pendapatan MediaTek pada awal kuartal empat 2018 menurun di banding kuartal sebelumnya.

Angka pendapatan pada awal Oktober lalu tercatat menurun sebesar 9,8 persen dibandingkan dengan pendapatan yang diperoleh di bulan September.

Secara garis besar, angka ini membuat MediaTek mengalami penurunan sebesar 0,84 persen dari periode yang sama di 2017 lalu.

Penurunan pendapatan ini dipicu oleh turunnya jumlah pengapalan ponsel yang menggunakan system-on-chip (SoC) MediaTek di pasar.

Baca juga: MediaTek Siapkan "Face ID" ala iPhone X untuk Android Murah

Meski chip teranyar MediaTek Helio P70 diprediksi akan diterima dengan baik oleh publik, hal tersebut diprediksi masih belum bisa membuat MediaTek mencapai target.

Di sisi lain, Qualcomm yang notebene adalah rival dari MediaTek, bertindak lebih sporadis. Qualcomm gencar merambah pasar chip kategori kelas menengah dengan merilis Snapdragon seri 700.

Dengan demikian, Hal tersebut membuat MediaTek semakin tergerus dan kesulitan bergerak untuk mencapai target pengapalan.

Selain itu, keputusan MediaTek pada 2017 lalu untuk mengurangi chip kelas atas dan lebih fokus di segmen menengah juga ditengarai memiliki pengaruh yang besar.

Baca juga: Realme U Dikonfirmasi Pakai Chip Helio P70

Keputusan ini kemudian meninggalkan celah yang membuat Qualcomm dapat semakin bebas bergerak. Qualcomm juga bisa meraih pangsa pasar chip yang lebih besar untuk segmen kelas atas.

Dikutip KompasTekno dari Gizmochina, Selasa (27/11/2018), MediaTek awalnyya menargetkan peningkatan jumlah pengapalan sampai 10 persen hingga akhir tahun 2018 ini.

Namun, hingga kini jumlah permintaan pasar untuk chip MediaTek masih sama dengan kuartal sebelumnya sehingga target kenaikan untuk pengapalan chip sulit diraih.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Gizmochina
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.