Video Porno Palsu "Deepfake" Mengancam Perempuan di Internet

Kompas.com - 04/01/2019, 09:41 WIB
Ilustrasi pornografiThinkstock/AndreyPopov Ilustrasi pornografi

Ia telah lama dikucilkan dari internet karena kritik feminisnya terkait budaya populer dan video games. Belakangan beredar deepfake yang memperlihatkan wajahnya tengah beradegan panas di situs dewasa Pornhub.

Baca juga: Pentagon Terungkap Khawatir Perkembangan Artificial Intelligence

Lebih dari 30.000 kali video itu ditonton. Dalam forum deepfake, poster soal video itu tersebar dan dijadikan meme. Para anggota anonimnya pun saling melontar pernyataan bengis.

“Ini adalah deepfake yang kita butuhkan dan layak kita semua terima. Dia (Anita Sarkeesian) lebih dulu menyerang kita. Sekarang dia hanya butuh membuka mulut lebar-lebar,” kata seorang anonim.

Anita Sarkeesian angkat bicara soal deepfake dirinya. Menurut dia, ini merupakan bukti bahwa internet adalah tempat yang menyeramkan bagi perempuan, sebab banyak lelaki yang semakin merasa berhak atas tubuh perempuan secara virtual.

“Untuk perempuan yang bukan figur publik, ini bisa merugikan prospek kerja masa depan, relasi interpersonal, reputasi, dan kesehatan mental,” ia menuturkan.

Belum ada solusi

September lalu, Google menambahkan “citra foto pornografi yang tak disengaja” ke daftar konten yang dilarang (ban list).

Artinya, para korban deepfake bisa meminta mesin pencari untuk memblokir hasil penelusuran yang secara keliru menggambarkan mereka sedang telanjang atau dalam situasi seksual yang eksplisit.

Namun, solusi ini belum benar-benar menyelesaikan masalah. Jumlah deepfake sudah terlalu banyak dan menargetkan perempuan-perempuan biasa yang tak dikenal publik.

Korban deepfake kerap tak sadar telah menjadi korban, sebab video mereka tak menjadi viral dan hanya dikonsumsi segelintir orang tertentu. 

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X