Video Porno Palsu "Deepfake" Mengancam Perempuan di Internet

Kompas.com - 04/01/2019, 09:41 WIB
Ilustrasi pornografi Thinkstock/AndreyPopovIlustrasi pornografi

“Saya merasa dizalimi. Saya ingin merobek semua hal di internet, tetapi saya tahu itu tak mungkin,” kata sang korban, seorang perempuan berusia 40 tahun, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Washington Post, Kamis (3/1/2018).

Artis kawakan Scarlett Johansson khawatir tren deepfake di industri pornografi nantinya akan menarget semua perempuan yang wajahnya berseliweran di internet. Ini merupakan bentuk kekerasan seksual dan bulibaru di era AI.

Baca juga: Instagram Bisa Saring Komentar "Bullying", Begini Caranya

Scarlett Johansson sendiri merupakan selebritas yang cukup sering menjadi korban konten pornografi palsu. Dulu, Photoshop menjadi andalan bagi para oknum untuk memanipulasi fotonya.

Baru-baru ini muncul pula satu video porno palsu yang menampakkan wajah Scarlett Johansson dan telah ditonton 1,5 juta kali. Ia meminta kejahatan semacam ini cepat ditindak, jangan sampai terlambat untuk melindungi perempuan lain dan anak-anak kecil.

“Tak ada yang bisa menghentikan seseorang memotong dan menempelkan foto wajah saya ke tubuh orang lain dan membuatnya realistis,” kata Scarlett Johansson.

“Faktanya, upaya melindungi diri di internet tak ada gunanya. Internet adalah lubang kegelapan yang dalam dan akan memakan dirinya sendiri,” ia menambahkan.

Bentuk balas dendam

Bukan cuma untuk memuaskan imajinasi visual liar lelaki, deepfake juga menjadi bentuk balas dendam kaum adam ke perempuan tertentu. Misalnya saja pada kasus aktivis feminisme, Anita Sarkeesian.

Ia telah lama dikucilkan dari internet karena kritik feminisnya terkait budaya populer dan video games. Belakangan beredar deepfake yang memperlihatkan wajahnya tengah beradegan panas di situs dewasa Pornhub.

Baca juga: Pentagon Terungkap Khawatir Perkembangan Artificial Intelligence

Lebih dari 30.000 kali video itu ditonton. Dalam forum deepfake, poster soal video itu tersebar dan dijadikan meme. Para anggota anonimnya pun saling melontar pernyataan bengis.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X