Palapa Ring Tengah Diuji Coba untuk Layanan Pajak Online

Kompas.com - 17/01/2019, 15:42 WIB
Ilustrasi Fiber Optic ThinkstockIlustrasi Fiber Optic

KOMPAS.com - Proyek Palapa Ring Tengah yang telah rampung 100 persen pada akhir 2018 lalu kini siap diuji coba. Bekerja sama dengan Kementerian Keuangan, jaringan Palapa Ring bagian Tengah itu akan diuji coba untuk layanan perpajakan online.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara beserta Menteri Keuangan, Sri Mulyani dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Jumat (18/1/2019) esok hari.

Rudiantara dan Sri Mulyani akan berkunjung ke KPPN Tahuna, KPP Tahuna dan Terminal Station Palapa Ring Tengah di Sangihe Sulawesi Utara.

Kunjungan tersebut ditujukan untuk memantau dan mengujicoba akses internet yang telah terhubung dengan jaringan Palapa Ring paket Tengah.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima KompasTekno, Kamis (17/1/2019), akses point of presence (PoP) Palapa Ring Tengah sendiri telah terhubung dengan jaringan milik PT Telkom.

Ilustrasi Cakupan Daerah Proyek Palapa Ring Rilis Ilustrasi Cakupan Daerah Proyek Palapa Ring
Selain itu, Menteri Kominfo Rudiantara dan Menkeu Sri Mulyani juga akan melakukan panggilan video dengan Menteri Kesehatan Nila Moeloek yang didampingi Direktur Utama Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) beserta jajaran dokter ahli di Jakarta.

Panggilan video ini dilakukan sebagai ujicoba untuk konsultasi kesehatan jarak jauh lewat jaringan telekomunikasi yang telah dibangun pada proyek Palapa Ring paket Tengah tersebut.

Proyek Palapa Ring Tengah telah rampung 100 persen pada 21 Desember 2018 lalu. Jaringan kabel serat optik sepanjang 2.995 kilometer yang melintasi 17 kabupaten dan kota itu sudah selesai dibangun.

Kabel serat optik itu diketahui melintasi jalur bebas gempa yang mencakup provinsi Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Maluku Utara.
Dari 2995 km panjang kabel optik yang melintas di kawasan tersebut, sepanjang 1.326,22 km diketahui berupa kabel darat dan 1.787,06 km lainnya merupakan kabel laut.

Proyek infrastruktur senilai Rp 1,38 triliun yang dikerjakan oleh PT LEN Telekomunikasi Indonesia itu memungkinkan pengguna mengakses jaringan 4G hingga 30 Mbps.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X