TikTok Sudah Diunduh 1 Miliar Kali

Kompas.com - 28/02/2019, 19:19 WIB
Aplikasi TikTok gabung dengan Musical.lyIst Aplikasi TikTok gabung dengan Musical.ly

KOMPAS.com - Kepopuleran TikTok sebagai aplikasi jejaring sosial berbasis video pendek agaknya semakin meroket. Baru-baru ini, aplikasi bikinan ByteDance tersebut sudah diunduh sebanyak 1 miliar kali di platform Android dan iOS.

Hal itu diketahui dari data yang dihimpun oleh firma analisis, SensorTower, di situs mereka. Menurut data SensorTower, jumlah unduhan 1 miliar tersebut berasal dari versi lite dan versi variasi regional TikTok.

Meski begitu, perlu ditambahkan, jumlah unduhan TikTok versi Android belum mencakup jumlah unduhan di China, artinya jumlah unduhan bisa lebih dari 1 miliar.

SensorTower menambahkan, angka unduhan yang diraup TikTok juga melampaui angka unduhan yang diraup Instagram pada tahun 2018.

Berdasarkan data SensorTower, pada 2018 lalu TikTok sudah diunduh sebanyak 663 juta kali, mengalahkan Instagram yang diunduh sebanyak 444 juta kali. Meski begitu, aplikasi TikTok masih kalah dari aplikasi Facebook yang unduhannya mencapai 711 juta kali di tahun 2018.

Baca juga: TikTok Sudah Lampaui Facebook, Instagram, dan YouTube

Dari segi ranking total unduhan, menurut SensorTower, TikTok merupakan aplikasi non-game keempat yang paling banyak diunduh di 2018. Di atasnya, ada aplikasi chatting populer WhatsApp, Facebook Messenger, dan Facebook.

Terlepas dari total unduhan global, dari segi unduhan dan pengguna berdasarkan wilayah, India berkontribusi pada jumlah unduhan dan jumlah pengguna baru di aplikasi TikTok. Sebanyak 25 persen dari total unduhan (atau sekitar 250 juta) berasal dari India.

Sementara itu, menurut data yang dihimpun oleh SensorTower pada Januari 2019, pengguna baru TikTok di India meningkat signifikan dari tahun lalu di bulan yang sama, dari 9,5 persen menjadi 43 persen.

Di AS sendiri, pengguna baru TikTok juga ikut meningkat, dari 5,6 persen di bulan Januari 2018 ke 9 persen di bulan Januari 2019, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Business Insider, Kamis (28/2/2019).

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X