Kominfo Blokir Situs Jurdil2019.org

Kompas.com - 21/04/2019, 11:25 WIB
Tampilan banner di situs Jurdil2019.org. jurdil2019.orgTampilan banner di situs Jurdil2019.org.
Penulis Bill Clinten
|
Editor Oik Yusuf

Seperti diketahui, selain situs resmi KPU, beberapa pihak juga menggelar penghitungan yang sumbernya dari relawan di lapangan. Salah satunya adalah jurdil2019.org. 

Situs semacam ini dijalankan secara urun daya alias crowdsourcing. Artinya, sistem ini membutuhkan partisipasi dari masyarakat secara sukarela untuk mengambil foto form C1 Plano di kurang lebih 813.350 TPS yang tersebar di seluruh Tanah Air.

Baca juga: Di Mana Melihat Hasil Quick Count Pilpres 2019?

Meski dalam pemilu serentak 2019 ada lima surat suara yakni presiden - wakil presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten, tapi Jurdil2019.org hanya fokus pada surat suara, yakni Presiden dan DPR RI.

Jurdil2019.org sendiri sudah mendapatkan sertifikat akreditasi dari Bawaslu dengan Nomor Akreditasi: 063/ BAWASLU/IV/2019.

Berdasarkan pantauan KompasTekno, Minggu (21/4/2019) pagi di situs resmi KPU, capres dan cawapres nomor urut 01, Jokowi - Ma'ruf, masih mengungguli capres dan cawapres nomor urut 02, Prabowo - Sandi, dengan perolehan secara berurutan 54,18 persen dan 45,82 persen.

Suara yang masuk sendiri baru 8 persen atau 65.387 TPS dari total 813.350 TPS yang tersebar di seluruh pelosok Tanah Air.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X