Salip Samsung, Oppo Jadi Pabrikan Ponsel Nomor Satu di Indonesia

Kompas.com - 13/08/2019, 10:57 WIB
Model memamerkan Oppo F11 Jewelry White Edition dalam acara Oppo di Jakarta, Rabu (15/5/2019).KOMPAS.com/ OIK YUSUF Model memamerkan Oppo F11 Jewelry White Edition dalam acara Oppo di Jakarta, Rabu (15/5/2019).

KOMPAS.com - Vendor smartphone asal China, Oppo, untuk pertama kalinya menggeser posisi Samsung sebagai raja smartphone Indonesia, menurut laporan lembaga riset pasar Canalys untuk kuartal kedua 2019. 

Canalys mencatat, pangsa pasar Oppo di Indonesia dalam periode tersebut mencapai 26 persen, tumbuh 54 persen secara year over year (YoY). Sementara, meski juga tumbuh sebesar 10 persen secara YoY, Samsung kini ada di posisi kedua dengan pangsa 24 persen.

Dalam keterangan tertulis yang diterima KompasTekno, Selasa (13/8/2019), Oppo mengklaim ponsel seri A dan F menjadi kunci meningkatnya pangsa pasar Oppo dalam periode tersebut.

Baca juga: VIK "Pasar Mewah Ponsel Murah", Memahami Pasar Smartphone Indonesia

"Beberapa tipe, seperti A1k, A5s , F11, F11 Special Online Edition, dan F11Pro memberikan kontribusi besar terhadap angka market share di kuartal ini," ujar Aryo Meidianto, PR Manager Oppo Indonesia.

Menurut Canalys, penjualan secara ritel di toko-toko (offline) menjadi strategi kunci Oppo.
Aryo ikut membenarkan.

"Kami merasa strategi kami yang sangat kuat pada jaringan luring juga menjadi penyebab mengapa Oppo bisa mendapat pencapaian seperti ini," imbuhnya.

Rangking vendor smartphone di Indonesia versi CanalysCanalys Rangking vendor smartphone di Indonesia versi Canalys

Kembali ke laporan Canalys, Xiaomi mendapat rapor merah pada kuartal ini. Canalys mencatat Xiaomi berada di urutan ketiga dengan pangsa pasar 19 persen, turun 9 persen secara YoY.

Sementara di urutan keempat, terdapat Vivo dengan pangsa pasar 15 persen dan pertumbuhan YoY yang cukup signifikan, yakni 62 persen. Pendatang baru Realme berhasil merangsek ke posisi lima dengan market share 7 persen.

Canalys mengatakan bahwa pasar smartphone di Indonesia pada kuartal kedua mencatatkan rekor terbaiknya.

"Pengapalan mencapai 11,4 juta unit dan tumbuh 8,9 persen secara YoY pada kuartal kedua 2019," tulis Canalys di akun Twitternya.

Meski Oppo sukses dengan strategi offline-nya, menurut Canalys, pembelian melalui platform online semakin meningkat saat ini.

Baca juga: 5 Besar Penguasa Pasar Smartphone Dunia di Kuartal Pertama 2019

Beda laporan

Hasil yang agak berbeda diungkap firma riset Counterpoint Research yang merilis riset pangsa pasar penjualan smartphone di Indonesia Q2 2019 pada pekan lalu.

Oppo, menurut Counterpoint, duduk di posisi ketiga dengan market share 17 persen, relatif tak berubah dari tahun lalu. Berbeda dengan laporan Canalys yang menempatkan Oppo pada peringkat pertama.

Untuk peringkat satu, versi Counterpoint, Samsung masih berjaya dengan pangsa 27 persen, disusul Xiaomi di urutan kedua dengan 21 persen, untuk kuartal kedua 2019.

Baca juga: Depak Asus, Realme Masuk 5 Besar Pabrikan Smartphone di Indonesia

Sementara itu, Canalys maupun Counterpoint sama-sama menempatkan Realme di posisi kelima sebagai pendatang baru.

Hasil yang kurang lebih sama ada di posisi keempat dan kelima yang masing-masing diduduki oleh Vivo dan Realme. Keduanya meraih pangsa pasar 9 persen dan 8 persen secara berurutan di kuartal kedua 2019.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X