Asus Pindahkan Produksi Ponsel Zenfone dari China ke Indonesia

Kompas.com - 15/08/2019, 11:15 WIB
|
Editor Oik Yusuf

Di Batam, Asus menunjuk PT Sat Nusapersada sebagai vendor yang merakit sebagian besar ponselnya. PT Sat Nusapersada (PTSN) telah merakit ponsel Asus dimulai sejak model Zenfone 2 hingga sekarang.

Bukan karena perang dagang

Menurut Firman, pemindahan produksi ini bukan berarti membuat produksi ponsel Asus di China dihentikan dan dialihkan sepenuhnya ke Indonesia.

Hanya saja, jumlah dari total keseluruhan ponsel yang diproduksi untuk model-model di atas memang sudah lebih banyak dibebankan pada pabrik di Indonesia.

"Max Pro M1 yang pertama diproduksi dengan jumlah lebih banyak di pabrik Indonesia, dibanding pabrik kami di China tepatnya. Untuk beberapa tipe, jumlah produksinya lebih banyak di Indonesia," lanjutnya.

Baca juga: Imbas Perang Dagang, Pabrikan Chip Eksodus dari China

Firman menepis anggapan bahwa Asus mulai memindahkan pabriknya keluar dari China karena imbas dari perang dagang antara Amerika Serikat dan China.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pengalihan produksi ini menurut Firman, dilakukan semata-mata untuk memenuhi regulasi TKDN yang dikeluarkan pemerintah.

"Bukan (karena perang dagang), kami sudah mulai alihkan produksi jauh sebelum itu. Saat pemerintah memberlakukan TKDN, kami memilih opsi hardware manufacturing," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.