CEO GoJek Vietnam Mengundurkan Diri

Kompas.com - 23/09/2019, 13:21 WIB
CEO Go-Viet, Le Diep Kieu Trang atau Christy Le mengundurkan diri setelah lima bulan memimpin perusahaan tersebut. Dealstreet AsiaCEO Go-Viet, Le Diep Kieu Trang atau Christy Le mengundurkan diri setelah lima bulan memimpin perusahaan tersebut.
|

KOMPAS.com - Untuk kedua kalinya, Go-Viet, yang merupakan anak perusahaan GoJek di Vietnam mengumumkan perubahan kepemimpinan. CEO Go-Viet, Le Diep Kieu Trang atau Christy Le mengundurkan diri setelah lima bulan memimpin perusahaan tersebut.

Christy akan mundur dari pucuk kepemimpinan Go-Viet terhitung awal bulan Oktober mendatang. Christy menjabat sebagai CEO sejak April lalu, setelah dua petinggi Go-Viet sebelumnya mengundurkan diri dari jabatan CEO dan CTO.

Pihak Go-Viet mengatakan bahwa keputusan Christy dilatarbelakangi oleh alasan pribadi. Berbeda dengan dua petinggi sebelumnya yang dikabarkan mundur karena adanya konflik internal.

"Kami selalu bekerja keras untuk menemukan jalan yang dapat disepakati bersama, tetapi kami tidak dapat melakukannya dalam hal ini. Jadi kami berharap yang terbaik untuknya di masa depan," ungkap pihak Go-Viet.

Dikutip KompasTekno dari Dealstreet Asia, Senin (23/9/2019), pihak Go-Viet hingga saat ini belum mengungkapkan siapa yang akan menempati posisi CEO setelah Christy mundur dari jabatan.

Christy sendiri sejatinya bukanlah orang baru di industri teknologi. Ia memiliki sejumlah pengalaman memimpin perusahaan teknologi yang tak sembarangan.

Sebelum bekerja di Go-Viet, Christy menjabat sebagai Country Director Facebook Vietnam. Ia juga pernah menjadi COO sebuah perusahaan rintisan (startup) di Silicon Valley bernama Misfit. Startup tersebut kemudian diakuisisi oleh Fossil Group pada tahun 2015.

Baca juga: Filosofi di Balik Logo Baru Gojek yang Bernama Solv

Sementara Go-Viet pun baru sekitar satu tahun mengaspal di Vietnam. Go-Viet dijalankan oleh perusahaan lokal Vietnam sebagai mitra strategis Gojek di negara tersebut.

Kepemilikan Go-Viet sendiri dibagi antara Gojek dengan shareholder lokal di Vietnam.

Dalam model bisnis ini, Gojek mendukung operasional Go-Viet dari aspek penyediaan teknologi, pengetahuan operasional, serta pendanaan. Sementara, Go-Viet memberikan pemahaman mengenai pasar setempat di Vietnam.

Baca juga: Video: Melihat Perbedaan Go-Jek di Vietnam dan Indonesia

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X