Bekraf Pamit dari Instagram dan Twitter, Warganet Ucapkan Terima Kasih

Kompas.com - 24/10/2019, 08:55 WIB
Kepala Bekraf Triawan Munaf dalam Gala Dinner Insan Media di Jakarta, Senin malam (31/10/2016). KOMPAS.com/PRAMDIA ARHANDO JULIANTOKepala Bekraf Triawan Munaf dalam Gala Dinner Insan Media di Jakarta, Senin malam (31/10/2016).
Penulis Bill Clinten
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Badan Ekonomi Kreatif mengunggah sebuah posting di Twitter dan Instagram pada Rabu (23/10/2019). Di dalamnya terdapat gambar yang memperlihatkan sosok seseorang menghadap ke belakang. 

Dia adalah Triawan Munaf yang baru saja melepas jabatannya sebagai nakhoda Bekraf setelah Presiden Joko Widodo kembali melebur lembaga tersebut dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, pos kementerian yang kini diemban oleh Wishnutama Kusubandio.

Baca juga: Bekraf Dilebur Lagi ke Kemenpar, Dipimpin Wishnutama

Lewat jejaring sosial Twitter dan Instagram, Bekraf pun berpamitan dan berencana bakal menutup akun di kedua jejaring sosal tersebut, ditandai tagar #BekrafPamit.

Melihat unggahan tersebut, warganet sontak membanjiri kolom komentar Instagram dan thread Bekraf di Twitter dengan ucapan terima kasih. 

"Terimakasih untuk pengabdiannya Pak Triawan dan jajaran kerja lainnya. Sehat dan sukses selalu," kata @natgiography.

Akun Instagram @dicoding, platform coding online dan penyelenggara program training untuk mengembangkan para developer Indonesia, mengunggah sebuah posting khusus untuk menggambarkan rasa terima kasihnya kepada Bekraf.

Baca juga: Nadiem Makarim Jadi Menteri Termuda di Kabinet Indonesia Maju

Dicoding menganggap Bekraf telah membantu mengembangkan ekosistem developer Indonesia melalui pendidikan dan beasiswa yang disalurkan ke ribuan pengembang aplikasi Tanah Air.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Terima kasih mendalam kami untuk @bekrafid . Kepemimpinan Bapak @triawanmunaf dan Deputi @bekrafd3, Bapak @sungkarihari serta seluruh jajarannya yang tak dapat kami sebutkan satu per satu, membekas berarti bagi kami dan ekosistem developer Indonesia. . 25,000 developer seluruh Indonesia berkesempatan menimba ilmu di Bekraf Developer Day . 3.000 di antaranya mendapatkan beasiswa kelas Android dan Game pemula serta expert . Tahun ini pula kami dipercaya jadi salah satu bagian delegasi Archipelageek di SXSW Austin, Amerika Serikat . Semoga kerja sama yang terjalin, dapat berlanjut semakin baik, dalam wahana apapun itu . Salut untuk Bekraf. Our heartfelt appreciation ???? . #bekrafid #dicoding #dicodingaja #bekrafpamit .

A post shared by Dicoding Indonesia (@dicoding) on Oct 23, 2019 at 3:29pm PDT

Selain developer, ada pula netizen dari kalangan desainer visual yang menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bekraf setelah terbantu lewat program sertifikasi 3D artist. 

Sebagian besar warganet juga mengungkapkan rasa syukurnya lantaran Bekraf telah sukses meningkatkan industri kreatif Tanah Air dan mengapresiasi karya-karya buatan anak bangsa sehingga lebih dikenal oleh masyarakat luas.

Merasa kehilangan

Selain dibanjiri ucapan terima kasih, tak sedikit pula warganet yang mengungkapkan rasa kehilangan mereka akan pamitnya Bekraf. 

Sejumlah warganet membanjiri kolom komentar Instagram dan kolom balasan Twitter dengan emoticon wajah dan ungkapan rasa kehilangan. 

Sebelum kembali dilebur ke bawah Kementerian Pariwisata, Bekraf sempat berdiri terpisah sebagai lembaga non-kementerian sejak 2015. Triawan selaku kepalanya mendapat hak keuangan dan fasilitas setara menteri dan bertanggung jawab kepada presiden.

Bekraf berfungsi memperkuat sektor ekonomi kreatif, termasuk perlindungan bagi beragam karya buatan seniman Indonesia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X