Google Stadia Resmi Meluncur, Ini 22 Game yang Bisa Dimainkan

Kompas.com - 20/11/2019, 08:42 WIB
Platform Gaming Google Stadia BBCPlatform Gaming Google Stadia
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Google Stadia resmi meluncur hari ini, Rabu (20/11/2019), atau Selasa, 19 November waktu AS. Stadia memberikan layanan streaming game lewat cloud.

Dijuluki sebagai "Netflix untuk video game", pengguna Stadia bisa memainkan game lewat ponsel, web browser, atau melalui Chromecast secara real-time streaming lewat sambungan internet, tanpa butuh konsol game seperti PS4 atau Xbox.

"Stadia Founder's Edition mulai hadir hari ini, aneka game terbaik dunia tersedia untuk gamer di mana pun, tak harus memiliki konsol atau PC berharga mahal," tulis Google dalam sebuah posting blog berisi pengumuman

Baca juga: Apa Itu Google Stadia, Layanan Streaming Game yang Tak Butuh Konsol?

Seperti disebutkan oleh Google, layanan game streaming Stadia untuk sementara waktu baru bisa dinikmati oleh mereka yang telah melakukan pre-order "Founder's Edition"  Juni lalu, dengan biaya 130 dollar AS.

Mereka yang mendaftar pre-order mendapatkan paket Stadia "Founder's Edition" berupa dongle Chromecast, tiga bulan penggunaan, serta free pass sehingga teman bisa ikut bermain.

Selain itu, pengguna yang registrasi awal selain bisa merasakan pengalaman menjadi salah satu orang yang pertama memainkan Stadia, juga bisa memesan username yang unik.

Baca juga: Google Stadia Meluncur November, Ini Daftar Harganya

Meski demikian, dikutip KompasTekno dari The Verge, Rabu (20/11/2019), sejumlah Founder yang telah melakukan pre-order mengaku belum menerima e-mail undangan untuk mengakses Stadia.

Google pada mulanya mengumumkan 12 game untuk Stadia di hari peluncuran, namun mendekati hari peluncuran, jumlah itu ditambah menjadi 22 game. Berikut adalah daftar game yang sudah tersedia dan bisa dimainkan di Stadia:

- Attack on Titan: Final Battle 2
- Farming Simulator 2019
- Final Fantasy XV
- Football Manager 2020
- Grid 2019
- Metro Exodus
- NBA 2K20
- Rage 2
- Trials Rising
- Wolfenstein: Youngblood
- Assassin’s Creed Odyssey
- Destiny 2: The Collection
- GYLT
- Just Dance 2020
- Kine
- Mortal Kombat 11
- Red Dead Redemption 2
- Thumper
- Tomb Raider: Definitive Edition
- Rise of the Tomb Raider
- Shadow of the Tomb Raider: Definitive Edition
- Samurai Shodown

Google turut menjanjikan bahwa Stadia akan terus menambah fitur dan game baru dalam beberapa bulan ke depan. Jumlah game yang bakal bisa dimainkan tahun ini ditargetkan mencapai 26 judul.

Perlu ditambahkan bahwa layanan Google Stadia saat ini baru tersedia di beberapa negara, yakni Amerika Serikat, Inggris, Finlandia, Perancis, Jerman, Italia, Irlandia, Belanda, Norwegia, Spanyol, dan Swedia.

Selain Google dengan Stadia, Microsoft juga tengah mengembangkan layanan serupa yang bernama xCloud.

Layanan itu telah diperkenalkan pada 2018,  dan diuji coba pada Oktober 2019. Kini versi preview xCloud sudah dirilis Microsoft kepada sejumlah pengguna Xbox secara terbatas.

Baca juga: Microsoft xCloud Punya Lebih Banyak Game dibanding Google Stadia saat Dirilis

Game yang bisa dimainkan di xCloud saat ini, bagi para pengguna versi preview, mencakup Gears 5, Halo 5: Guardians, Killer Instinct, dan Sea of Thieves.

Dengan xCloud, game tidak dijalankan di konsol, melainkan server Microsoft, untuk kemudian disalurkan ke Xbox secara live streaming. Pemain tetap bisa mengendalikan game dengan controller seperti biasa.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber The Verge
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X