Karyawan Foxconn Perjualbelikan Komponen iPhone yang Cacat

Kompas.com - 23/12/2019, 18:03 WIB
Ilustrasi ponsel iPhone PhoneArenaIlustrasi ponsel iPhone

KOMPAS.com - Foxconn selaku perusahaan yang merakit produk iPhone dari Apple, mengonfirmasi kasus penjualan komponen iPhone ilegal di pasar gelap.

Menurut hasil laporan media lokal Taiwan News, Foxconn telah mengadakan penyelidikan internal, setelah adanya tuduhan pada anggota staf manajemen di perusahaan atas terjadinya skema pendistirbusian komponen iPhone.

Dikutip KompasTekno dari PhoneArena, Senin (23/12/2019), Foxconn mengatakan bahwa komponen yang diperjualbelikan adalah komponen iPhone yang sudah dalam kondisi cacat.

Komponen tersebut seharusnya sudah dihancurkan oleh pabrik, namun terdapat pihak-pihak tak bertanggung jawab yang menyalahgunakan jabatannya. Alih-alih dihancurkan, komponen iPhone yang cacat justru diperjualbelikan di pasar gelap.

Baca juga: Pendiri Sekaligus Bos Foxconn Mundur Setelah 45 Tahun Memimpin

Menurut kesaksian pelaku, komponen tersebut dijual kepada salah satu pengusaha Taiwan. Dalam melancarkan aksi, komplotan pelaku mengaku dapat meraup untung sebesar 43 juta dollar AS, atau senilai Rp 600 miliar.

Dari e-mail yang dikirim dari sang pelapor, kerugian yang ditanggung oleh Apple bisa mencapai 3 miliar dollar AS, atau setara dengan Rp 41 triliun.

E-mail tersebut tampaknya diterima oleh CEO Apple, Tim Cook, dan kemudian diteruskan kepada tim perusahaan Business Assurance & Audit yang sekarang terlibat langsung dalam penyelidikan.

Selain mengalami kerugian finansial, Apple juga berisiko mengalami pencorengan nama baik perusahaan, akibat penggunaan spare part yang cacat yang beredar di pasaran.

Baca juga: Ini Komponen iPhone yang Bikin Apple Untung Besar



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

S Pen Kini Hadir Di Galaxy S21 Ultra, Bagaimana Nasib Galaxy Note?

S Pen Kini Hadir Di Galaxy S21 Ultra, Bagaimana Nasib Galaxy Note?

Gadget
Membandingkan Samsung Galaxy S21 Ultra dan S20 Ultra, Apa Saja Bedanya?

Membandingkan Samsung Galaxy S21 Ultra dan S20 Ultra, Apa Saja Bedanya?

Gadget
Ini Smartphone Terjangkau Terbaik untuk Sekolah dari Rumah Menurut Survei Pop ID

Ini Smartphone Terjangkau Terbaik untuk Sekolah dari Rumah Menurut Survei Pop ID

Gadget
Harga Charger Orisinal Samsung Galaxy S21 di Indonesia Jika Dibeli Terpisah

Harga Charger Orisinal Samsung Galaxy S21 di Indonesia Jika Dibeli Terpisah

Gadget
Pesan Berantai Ajak Pengguna WhatsApp Beralih ke Aplikasi Lain, Haruskah Diikuti?

Pesan Berantai Ajak Pengguna WhatsApp Beralih ke Aplikasi Lain, Haruskah Diikuti?

Software
Ini Beda Spesifikasi Samsung Galaxy S21, Galaxy S21 Plus, dan Galaxy S21 Ultra

Ini Beda Spesifikasi Samsung Galaxy S21, Galaxy S21 Plus, dan Galaxy S21 Ultra

Gadget
'Star Wars Battlefront II' Bisa Diunduh Gratis di Epic Games Store, Begini Caranya

"Star Wars Battlefront II" Bisa Diunduh Gratis di Epic Games Store, Begini Caranya

Software
Gempa Majene, Menara BTS Operator Seluler Kehilangan Pasokan Listrik PLN

Gempa Majene, Menara BTS Operator Seluler Kehilangan Pasokan Listrik PLN

e-Business
Data Ratusan Juta Pengguna Instagram, Facebook, dan LinkedIn Bocor

Data Ratusan Juta Pengguna Instagram, Facebook, dan LinkedIn Bocor

Internet
Qualcomm Caplok Startup Milik Perancang Chip Apple, Android Bakal Kalahkan iPhone?

Qualcomm Caplok Startup Milik Perancang Chip Apple, Android Bakal Kalahkan iPhone?

Gadget
Aturan Baru TikTok untuk Pengguna di Bawah 18 Tahun, Sejumlah Fitur Dibatasi

Aturan Baru TikTok untuk Pengguna di Bawah 18 Tahun, Sejumlah Fitur Dibatasi

Software
Xiaomi Masuk Daftar Cekal di AS, Dianggap Perusahaan Militer Komunis

Xiaomi Masuk Daftar Cekal di AS, Dianggap Perusahaan Militer Komunis

Gadget
Tidak Mau Pakai WhatsApp Lagi, Begini Cara agar Tidak Kehilangan Data dan Chat

Tidak Mau Pakai WhatsApp Lagi, Begini Cara agar Tidak Kehilangan Data dan Chat

Software
Spesifikasi Lengkap serta Harga Samsung Galaxy S21, S21 Plus, dan S21 Ultra di Indonesia

Spesifikasi Lengkap serta Harga Samsung Galaxy S21, S21 Plus, dan S21 Ultra di Indonesia

Gadget
Samsung Luncurkan Galaxy Smart Tag untuk Lacak Ponsel Hilang

Samsung Luncurkan Galaxy Smart Tag untuk Lacak Ponsel Hilang

Gadget
komentar di artikel lainnya
Close Ads X