IndoXXI Bantah Punya Situs Afiliasi yang Masih Bisa Diakses

Kompas.com - 10/01/2020, 17:32 WIB
Screenshot IndoXXI Screenshot IndoXXIScreenshot IndoXXI

KOMPAS.com - meskipun telah menutup layanannya per 1 Januari 2020 lalu, IndoXXI dicurigai memiliki situs-situs "turunan" yang masih bisa diakses bebas. Hal tersebut juga dikatakan Asosiasi Industri Video Asia (AVIA) yang merupakan anggota dari Coalition Against Piracy (CAP).

Namun pernyataan itu dibantah oleh pihak IndoXXI. Bantahan ini disampaikan di halaman muka situs mereka, sebagaimana cara mereka mengumumkan penutupan layanan bulan Desember lalu.

"Dikarenakan semakin banyak situs streaming yang mengaku bahwa IndoXXI pindah ke situs lain, maka kami tegaskan sekali lagi bahwa Indoxxi tidak berafiliasi dengan situs apapun," tulis pengumuman itu.

Bahkan, mereka mengimbau, siapapun yang mengetahui ada situs yang mengaku berafiliasi dengan IndoXXI, untuk segera melapor ke situs resmi Kominfo di https://trustpositif/kominfo.go.id.

Tangkapan layar pengumuman IndoXXI yang mengatakan bahwa mereka tidak memiliki situs streaming film yang berafiliasi dengan mereka.IndoXXI Tangkapan layar pengumuman IndoXXI yang mengatakan bahwa mereka tidak memiliki situs streaming film yang berafiliasi dengan mereka.
Pengelola situs meminta agar masyarakat ikut membantu melaporkan situs film streaming bajakan agar tidak merugikan banyak pihak.

"Sekali lagi, kami meminta maaf atas banyak pihak yang telah dirugikan oleh kami," pungkas pihak IndoXXI.

Sebelumnya, AVIA mengatakan bahwa grup IndoXXI yang berbasis di Indonesia mengontrol sejumlah situs dan aplikasi pembajakan film ilegal yang juga bisa diakses di luar Indonesia.

Bahkan, situs-situs ini juga masuk 100 situs populer di Malaysia, Jepang, Singapura, Filipina, dan Taiwan.

Baca juga: Situs Streaming Film Ilegal Turunan IndoXXI Masih Bisa Diakses

" Situs-situs yang bisa diakses itu di antaranya adalah idxx*.***, indo***.****, dan indo***.**," ungkap Neil Gane, Manager Umum AVIA kepada KompasTekno, Minggu (5/1/2020).

Bulan Juni 2019 lalu, CAP mengidentifikasi ada 120 situs aktif yang dduga berada di bawah naungan grup IndoXXI.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X