Sering Dikuntit Iklan setelah "Googling" Barang, Mohon Sabar sampai 2022

Kompas.com - 19/01/2020, 08:44 WIB
Ilustrasi logo Chrome CNETIlustrasi logo Chrome

KOMPAS.com - Jika merasa mendadak diikuti iklan barang yang Anda googling atau cari di situs belanja/e-commerce biang keladinya adalah cookies.

Gara-gara cookies, terkadang muncul iklan dari produk atau jasa yang sempat ditelusuri sebelumnya di mesin pencari atau situs belanja, meskipun pengguna telah keluar dari situs tersebut.

Sebab, rekaman penjelajahan pengguna akan tersimpan di browser. Hal itu cukup mengerikan bagi pengguna internet karena seolah dikuntit iklan, namun menguntungkan pengiklan karena target konsumen mereka lebih akurat.

Nah, Google berencana untuk memperketat kebijakan privasinya tahun 2022 mendatang. Implementasinya adalah melalui penyetopan dukungan cookies dari pihak ketiga di web browser Chrome.

Di dalam mesin pencarian, cookies merupakan alat digital untuk melacak aktivitas internet pengguna.

Google Chrome termasuk agak terlambat dalam memberlakukan kebijakan ini. Sebab, web browser lain, telah melakukannya lebih dulu.

Mozilla Firefox misalnya, telah melakukan langkah radikal dengan memblokir cookies pihak ketiga secara total. Namun menurut Google, cara itu akan merugikan web.

"Beberapa browser merespons masalah ini dengan memblokir cookies pihak ketiga, tapi kami yakin bahwa hal tersebut memiliki konsekuensi yang berdampak negatif bagi pengguna dan ekosistem web," kata Justin Schuh, direktur Google untuk teknisi Chrome.

Baca juga: Google Hentikan Dukungan untuk Chrome Apps Juni Mendatang

Sebab itulah, tahun 2019 lalu, mereka memperkenalkan proposal "Privacy Sandbox". Sistem ini digadang menjadi jalan tengah untuk memberikan rasa aman untuk privasi pengguna, sekaligus tetap memberikan ruang bagi ekosistem online terbuka dan tanpa bayar, termasuk iklan.

"Ini adalah strategi kami untuk merancang arsitektur standar web, untuk menjaga privasi secara default," jelas Schuh, dihimpun KompasTekno dari Tech Crunch, Minggu (19/1/2020).

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X