Tawaran Pre-order iPhone SE Beredar di Indonesia, IMEI Bakal Diblokir?

Kompas.com - 19/04/2020, 14:03 WIB

Selain itu, pemerintah pun membatasi jumlah ponsel yang bisa dibawa dari luar negeri untuk kemudian didaftarkan dan membayar pajak di bea cukai. Masing-masing orang, hanya diperbolehkan membawa maksimal dua buah ponsel.

Regulasi ini pun hanya berlaku untuk ponsel BM yang diaktifkan (menyala dan terhubung ke jaringan seluler) setelah tanggal 18 April 2020. Sementara ponsel BM yang sudah digunakan sebelum 18 April tidak akan terpengaruh dan bisa digunakan sebagaimana mestinya.

Baca juga: Awas Diblokir, Cek Dulu IMEI Ponsel Sebelum Beli

"Regulasi ini berlaku ke depan, sehingga perangkat yang sudah aktif sebelum masa berlaku 18 April, bisa digunakan sampai perangkat tersebut rusak," kata Dirjen SDPPI Kementerian Kominfo, Ismail, pada Februari lalu.

Sebagai informasi, iPhone SE generasi kedua akan mulai didistribusikan secara global pada 24 April 2020 mendatang. Apple Store yang paling dekat dengan Indonesia berlokasi di Singapura.

Dengan demikian, apabila iPhone SE yang dibeli dari luar negeri ini tidak membayar pajak masuk ke Indonesia dan nomor IMEI-nya tidak didaftarkan ke database Kemenperin, maka ponsel ini akan dianggap ilegal dan tidak bisa digunakan di Indonesia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X