Warganet Berbondong-bondong Tanyakan Keamanan Akun Mereka ke Tokopedia

Kompas.com - 03/05/2020, 14:19 WIB
Logo Tokopedia TokopediaLogo Tokopedia

KOMPAS.com - Sebanyak 91 juta data pengguna e-commerce Tokopedia dikabarkan telah dibobol, dan diperjualbelikan di dark web.

Pihak Tokopedia pun mengakui bahwa ada upaya peretasan data pengguna di platformnya.

"Berkaitan dengan isu yang beredar, kami menemukan adanya upaya pencurian data terhadap pengguna Tokopedia," kata VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak.

Sebagai salah satu platform jual beli online dengan pengguna yang banyak di Indonesia, kebocoran data ini sontak menjadi perhatian pengguna Tokopedia di Tanah Air. Mereka pun mengungkapkan kekhawatiran di dunia maya.

Baca juga: Cara Ganti Password, Aktifkan 2FA, dan Hapus Akun Pembayaran di Tokopedia yang Diduga Bocor Datanya

Dari pantauan KompasTekno, Minggu (3/5/2020), tak sedikit pengguna Tokopedia yang menanyakan kabar pembobolan data ini melalui akun Twitter, dengan me-mention akun Twitter @Tokopedia @TokopediaCare dalam kicauannya.

"@ tokopedia hacked?? mungkin @TokopediaCare bs mengkonfirmasi??," tulis akun @MKZxRoel.

"@TokopediaCare @tokopedia Tolong ditindaklanjuti. Masa data pengguna dijebol tidak ada pemberitahuan apa-apa." tulis akun @nekomakigohan.

"Halo @tokopedia apakah berita kebocoran data itu benar, saya sbg pengguna Tokped agak was-was #Tokopedia," tulis akun @Rachman_khalid.

"nah ini juga yg jadi pertanyaan saya, gimana @TokopediaCare @tokopedia @kemkominfo @CCICPolri @KemenkeuRI," tulis akun @dahbhujug.

Ada pula pengguna yang mengeluh dan mengkhawatirkan data pribadi mereka.

"Speak up PLEASE. hadu data2 nya gmna itu bisa di hack!!! kan jd ga tenang gue ;( @tokopedia," tulis akun @Shining99_.

"@tokopedia Tolong segera ditindak lanjuti min, kami khawatir data diri kami disalah gunakan l. Come on!!," tulis akun @aryawidiyanto3.

"@TokopediaCare saya baru saja menghapus Tokopedia saya, apakah data saya masih tersimpan?? Saya panik banget, tolong direspon ????????," tulis akun @roeviell.

Kabar kebocoran data pengguna Tokopedia ini pertama kali diungkap melalui akun Twitter @underthebreach pada Sabtu (2/5/2020).

Dalam kicauannya, @underthebreach menyebut bahwa pada Maret lalu, ada sekitar 15 juta data (belakangan jumlahnya diupdate menjadi 91 juta) pengguna Tokopedia yang disebar ke dalam sebuah forum online.

Baca juga: Data 91 Juta Pengguna Tokopedia dan 7 Juta Merchant Dilaporkan Dijual di Dark Web

Untuk diketahui, jumlah pengguna Tokopedia sendiri hingga akhir 2019 lalu diprediksi mencapai 90 juta.

Sementara praktisi keamanan siber dari Vaksin.com, Alfons Tanujaya mengatakan bahwa data yang tersebar tersebut memang benar merupakan database pengguna Tokopedia.

Kendati demikian menurut Alfons, password dari akun pengguna Tokopedia kemungkinan besar tetap aman sesuai klaim Tokopedia. Meski demikian, informasi penting lain milik pengguna bisa saja sudah dimiliki peretas dan dapat dimanfaatkan untuk kejahatan.

Baca juga: Data Pengguna Tokopedia Bocor, Cek Apakah Akun Anda Terdampak



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X