Jony Ive, Sang Perancang iPhone Bergabung dengan Airbnb

Kompas.com - 26/10/2020, 09:28 WIB
Mantan desainer produk Apple, Jony Ive Wall Street JournalMantan desainer produk Apple, Jony Ive
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Mantan desainer iPhone dan produk-produk Apple, Jony Ive dikabarkan berganung dengan perusahaan jasa penyewaan rumah dan properti, Airbnb.

Ive dikenal sebagai sosok ikonik di Apple yang merancang desain produk-produk buatan perusahaan tersebut, termasuk iPhone.

Pada 2019 lalu, Ive meninggalkan jabatannya sebagai Chief Design Officer Apple, untuk mendirikan perusahaan desain independen bernama LoveFrom.

CEO Airbnb, Brian Chesky, mengatakan bahwa pihaknya telah menandatangani kesepakatan kolaborasi khusus dengan LoveFrom.

Kerja sama ini kabarnya akan dilakukan selama beberapa tahun ke depan. Meski begitu, Airbnb tidak menjelaskan secara detail terkait proyek seperti apa yang akan digarap selanjutnya bersama Ive.

Baca juga: Kisah Jony Ive yang Takut Dipecat Apple

"Kami telah membuat keputusan kerja sama dalam merancang produk dan layanan Airbnb untuk generasi berikutnya" ujar Chesky.

Nantinya, Ive akan bertugas sebagai pelaksana dalam pengembangan produk maupun layanan Airbnb khususnya dari segi desain.

Selain itu, Ive juga akan mendesain ulang situs web dan aplikasi Airbnb agar terlihat lebih menarik sehingga mampu menggaet perhatian konsumen untuk melakukan travelling di masa pandemi saat ini.

Chesky menyebut bahwa dirinya memiliki ketertarikan yang sama dengan Ive, terutama saat membahas soal desain atau ide kreatif lainnya.

Baca juga: Pesanan Kamar Banyak Dibatalkan, Airbnb PHK 1.900 Karyawan

"Kami tak hanya berfokus dalam membuat sesuatu yang dapat dilihat, tetapi kami juga mampu mengembangkannya menjadi lebih baik berkat pengalaman yang kami dapatkan," ujar Chesky dalam sebuah pernyataan.

Kesepakatan Ive untuk bergabung dengan Airbnb diharapkan mampu membangkitkan perusahaan yang sempat merosot sejak pandemi melanda sektor industri perjalanan.

Sebagaimana dihimpun KompasTekno dari The Guardian, Senin (26/10/2020), Airbnb dilaporkan telah memberhentikan sekitar 25 persen pegawainya pada bulan Mei lalu.

"Bisnis kami (Airbnb) turut terdampak. Terlebih dengan pendapatan kami di tahun ini yang diperkirakan kurang dari setengah dari total pendapatan yang kami peroleh di tahun 2019," pungkas Chesky.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X