Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Qualcomm Pilih Nama Snapdragon 888, Mengapa Bukan Snapdragon 875?

Kompas.com - 04/12/2020, 19:14 WIB
Bill Clinten,
Yudha Pratomo

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Qualcomm resmi mengumumkan suksesor chipset Snapdragon 865 dalam acara tahunan Snapdragon Tech Summit yang digelar pekan ini. Alih-alih menggunakan nama Snapdragon 875, Qualcomm memilih nama Snapdragon 888 untuk chipset terbarunya.

Penamaan ini tidak sesuai tradisi Qualcomm setiap tahun. Qualcomm biasanya memberi penamaan secara berurutan untuk chipset Snapdragon seri 8 besutannya. Seperti Snapdragon 835, Snapdragon 845, hingga Snapdragon 865 yang dirilis akhir tahun 2019 lalu.

Dalam sesi keynote Snapdragon Tech Summit pada hari pertama, SVP & GM of Mobile, Compute and Infrastructure, Qualcomm Technologies, Alan Katouzian, mengatakan bahwa pihaknya menggunakan nomor tersebut karena ingin menawarkan beragam fitur premium.

"Selama lebih dari satu dekade, angka 8 selalu mengawali nama seluruh chipset kelas atas kami. Kini, kami menggunakan Snapdragon 888 karena ingin memberikan nama yang premium," ujar Alan, Selasa (1/12/2020).

Baca juga: Tidak Ada Samsung di Daftar Chip Snapdragon 888, Apa Artinya?

Ia tidak menjelaskan lebih rinci korelasi antara angka 888 dan "fitur premium" yang dimaksud. Namun, apabila mengacu pada budaya China, angka 888 disebut sebagai angka pembawa keberuntungan.

Sebagaimana dihimpun KompasTekno dari TravelChinaGuide, Jumat (4/12/2020),  selain tentang keberuntungan, angka tersebut merupakan simbol doa dari para orang tua kepada generasi muda.

Angka 888 ini, bersama angka 366, 666, dan 1666 biasanya menjadi patokan bagi para orang tua untuk memasukkan uang ke dalam angpau dengan jumlah demikian. Sehingga penerima angpau mendapatkan keberuntungan.

Eksekuif Qualcomm saat menyampaikan brand-brand ponsel yang akan menggunakan chip Snapdragon 888.Qualcomm Eksekuif Qualcomm saat menyampaikan brand-brand ponsel yang akan menggunakan chip Snapdragon 888.
Lantas, apa hubungannya dengan Qualcomm? Meski mereka merupakan perusahaan yang bermarkas di San Diego, California, Amerika Serikat, sebagian besar vendor smartphone yang digandeng diketahui memang berasal dari "Negeri Tirai Bambu".

Di antaranya seperti Oppo, Vivo, Xiaomi, Black Shark, ZTE, Realme, Meizu, Nubia, OnePlus dan masih banyak lagi. Beberapa vendor smartphone asal China ini juga memastikan bahwa mereka bakal meluncurkan ponsel dengan Snapdragon 888 tahun depan.

Baca juga: Ponsel Snapdragon 888 Bisa Rekam Video 8K dan Jepret Foto 200 Megapiksel

Sehingga, wajar saja apabila angka 888 digunakan dalam penamaan chipset Snapdragon teranyar, boleh jadi supaya SoC tersebut memberikan keberuntungan bagi Qualcomm dan para mitranya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

'PHP' Apple ke Indonesia, Sudah Bertemu Jokowi Malah Buka Apple Store Duluan di Malaysia

"PHP" Apple ke Indonesia, Sudah Bertemu Jokowi Malah Buka Apple Store Duluan di Malaysia

e-Business
Unboxing dan Menjajal Samsung Galaxy M15 5G Harga Rp 2 Jutaan di Indonesia

Unboxing dan Menjajal Samsung Galaxy M15 5G Harga Rp 2 Jutaan di Indonesia

Gadget
Kementerian Kominfo Minta Akses Internet ke Kamboja dan Filipina Diputus untuk Berantas Judi Online

Kementerian Kominfo Minta Akses Internet ke Kamboja dan Filipina Diputus untuk Berantas Judi Online

Internet
5 Cara agar WhatsApp Tidak Terlihat Online dengan Mudah dan Praktis

5 Cara agar WhatsApp Tidak Terlihat Online dengan Mudah dan Praktis

e-Business
Trik Mudah Kirim Foto Anti-pecah di WhatsApp, Begini Caranya

Trik Mudah Kirim Foto Anti-pecah di WhatsApp, Begini Caranya

Software
Ulefone Armor 27T Pro Dirilis, HP Tangguh Baterai 10.000 mAh dan Tahan Suhu Ekstrem

Ulefone Armor 27T Pro Dirilis, HP Tangguh Baterai 10.000 mAh dan Tahan Suhu Ekstrem

Gadget
Bantu Pengguna saat Hadapi Situasi Darurat, TNOS Luncurkan Fitur Alert Button

Bantu Pengguna saat Hadapi Situasi Darurat, TNOS Luncurkan Fitur Alert Button

Rilis
Media Sosial Harus Dilabeli Berbahaya seperti Rokok

Media Sosial Harus Dilabeli Berbahaya seperti Rokok

Internet
Samsung Galaxy M15 5G Resmi di Indonesia, HP dengan Baterai Jumbo, Harga Rp 2 Jutaan

Samsung Galaxy M15 5G Resmi di Indonesia, HP dengan Baterai Jumbo, Harga Rp 2 Jutaan

Gadget
Starlink Bikin Antena Mini, Seukuran Laptop dan Bisa Colok ke Power Bank

Starlink Bikin Antena Mini, Seukuran Laptop dan Bisa Colok ke Power Bank

Internet
OpenAI: Kepintaran GPT-5 Bakal Seperti Mahasiswa S3

OpenAI: Kepintaran GPT-5 Bakal Seperti Mahasiswa S3

Software
Kacamata Pintar Meta 'Ray-Ban' Kini Bisa Rekam Video Lebih Lama

Kacamata Pintar Meta "Ray-Ban" Kini Bisa Rekam Video Lebih Lama

Gadget
Wanita Selundupkan 350 Kaset Nintendo Switch, Ketahuan dari Bentuk Dada

Wanita Selundupkan 350 Kaset Nintendo Switch, Ketahuan dari Bentuk Dada

Gadget
Kontroversi Starlink: Masa Depan Internet atau Ancaman Baru bagi NKRI?

Kontroversi Starlink: Masa Depan Internet atau Ancaman Baru bagi NKRI?

Internet
3 Cara Membuat Tanda Tangan Digital di Microsoft Word dengan Mudah dan Cepat

3 Cara Membuat Tanda Tangan Digital di Microsoft Word dengan Mudah dan Cepat

Software
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com