Nyaris Batal, Pameran Teknologi Computex 2021 Digelar Online

Kompas.com - 10/04/2021, 17:04 WIB
Ajang pameran Computex techcrunch.comAjang pameran Computex

KOMPAS.com - Pameran teknologi Computex yang rutin digelar tiap tahun, sedianya digelar secara fisik pada 2-4 Juni 2021 mendatang di Taiwan.

Namun karena pandemi Covid-19 yang belum usai, pihak penyelenggara membatalkan acara fisik tersebut tahun ini.

Meski demikian, Computex tidak benar-benar batal digelar. Pihak Taiwan External Trade Development Council (TAITRA) selaku penyelenggara sepakat untuk mengubah format acara Computex menjadi online.

Belum disebutkan secara pasti kapan Computex 2021 online akan dimulai, namun kabarnya acara ini bakal berlangsung antara 1-5 Juni mendatang, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari GizmoChina, Sabtu (10/4/2021).

Baca juga: Video Bos Dell Tanding Street Fighter Lawan Artis Yaoyao di Computex 2017

Sempat dibatalkan

Sebelumnya, TAITRA telah membatalkan acara fisik Computex 2021 akibat kebijakan border control yang diterapkan pemerintah Taiwan.

"Mayoritas pemangku keputusan termasuk para peserta, pengunjung, serta media tidak dapat mengikuti pertunjukkan karena adanya kebijakan border control. Oleh sebab itu, pihak penyelenggara Computex telah memutuskan untuk membatalkan pameran untuk tahun ini," ujar TAITRA.

Sedianya, Computex 2021 yang digelar offline akan dikemas dengan konsep yang anyar, dengan melibatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intteligence/AI).

Tahun ini menandakan kali kedua bagi Computex untuk batal digelar secara fisik. Biasanya, pameran teknologi ini diselenggarakan pada awal Juni setiap tahunnya.

Sebagai salah satu negara yang terdampak pandemi, Taiwan turut menerapkan kebijakan yang membatasi arus masuk dan keluarnya warga asal luar negeri.

Baca juga: Google I/O Tahun Ini Digelar Gratis, Ini Link Pendaftarannya

Saat ini, setidaknya ada 15 negara termasuk Australia, Singapura, dan Vietnam yang dapat melakukan kunjungan bisnis ke Taiwan.

Namun, para pengunjung harus menjalankan sejumlah protokol seperti memiliki hasil tes negatif dan menjalankan karantina selama lima hari.

Biaya yang diperlukan untuk melakukan karantina dan pengujian pun harus ditanggung oleh masing-masing pengunjung.



Sumber Gizmochina
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X